Saturday, September 10, 2011

Geologi dan Tanah

Geologi kawasan ini dikelompokkan berdasarkan jenis batuan yang didasarkan pada ciri-ciri litologi dan dominasi dari setiap satuan batuan.

Formasi-formasi tersebut antara lain adalah:

  • Formasi Balang Baru; yang terdiri dari perselingan serpih dengan batu pasir, batu lanau, dan batu lempung.
  • Batuan Gunung Api Terpropilitkan; yang terdiri dari breksi dan lava.
  • Formasi Malawa; yang terdiri dari batu pasir kuarsa, batu lanau, batu lempung dan konglomerat dengan sisipan atau lensa batu-bara.
  • Formasi Tonasa; terdiri dari batu-gamping pejal, bioklastik, kalkarenit, koral dan kalsirudit bersisik.
  • Formasi Camba; terdiri dari perselingan batuan sedimen laut dan batuan gunung api, yaitu batu pasir tufaan berselingan dengan tufa, batupasir, batulanau dan batulempung.
  • Batuan Gunung Api Formasi Camba; terdiri dari breksi, lava, dan konglomerat. Terdiri dari pragment andesit dan basal, matrik dan semen tufa halus hingga pasir.
  • Batuan Gunung Api Baturape-Cindako; terdiri dari lava dan breksi gunung api, bersisipan tufa dan konglomerat.
  • Batuan trobosan; terdiri dari granodiorit, andesit, diorit, trakit dan basal piroksin.
  • Endapan Alluvium pantai dan sungai; berupa pasir, lempung, bongkah, kerakal, kerikil, pasir.

Tanah

Ada dua jenis tanah yang umum ditemukan di Bukit Kapur Maros Pangkep, dimana keduanya kaya akan kalsium dan magnesium, yaitu:

  1. Rendolit yang mempunyai warna kehitaman karena tingginya kandungan bahan organik, dan
  2. Eutropepts yang merupakan turunan dari inceptisol, berwarna terang dan sangat dangkal.

Topografi

Topografi kawasan ini dikelompokan ke dalam tiga bagian besar, yakni:

  • Daerah dengan topografi pegunungan. Terletak di bagian Utara dan Tengah dengan puncak tertinggi Gunung Bulusaraung (1.300 m dpl), yang dicirikan berupa kenampakan topografi relief tinggi, terjal dan tekstur topografi kasar
  • Daerah dengan topografi perbukitan.
  • Daerah dengan topografi dataran

Iklim

Tipe iklim : C (Schmidt and Fergusson)

Suhu rata-rata: 29ÂșC

Kecepatan Angin : rata-rata 3 knot dan maksimum 20 knot.

Musim hujan : November-April, dan

Musim kemarau : Juli-September.

Hidrologi

Kawasan ini merupakan hulu dari beberapa sungai besar di Sulawesi Selatan, antara lain Sungai Walanae, Sungai Pute, Sungai Pangkep dan Sungai Bantimurung/Maros. Disamping itu juga ditemukan beberapa mata air dan sungai kecil, terutama di wilayah kars, serta air bawah tanah/danau bawah tanah pada sistem guanya.


sumber: http://www.ditjenphka.go.id/?Page=Tamnas&Sub=Fisik&Do=Detail&ID=5

No comments: