Thursday, March 3, 2011

Perbanding Antara Bumi dengan Planet Mars Sebagai Tata Surya bagian Dalam

BAB I

PENDAHULUAN

I. Latar Belakang

Tata Surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut Matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya. Objek-objek tersebut termasuk delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil/katai, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.

Tata Surya terbagi menjadi Matahari, empat planet bagian dalam, sabuk asteroid, empat planet bagian luar, dan di bagian terluar adalah Sabuk Kuiper dan piringan tersebar. Awan Oort diperkirakan terletak di daerah terjauh yang berjarak sekitar seribu kali di luar bagian yang terluar.

Empat planet bagian dalam atau planet kebumian (terrestrial planet) memiliki komposisi batuan yang padat, hampir tidak mempunyai atau tidak mempunyai bulan dan tidak mempunyai sistem cincin. Komposisi Planet-planet ini terutama adalah mineral bertitik leleh tinggi, seperti silikat yang membentuk kerak dan selubung, dan logam seperti besi dan nikel yang membentuk intinya. Tiga dari empat planet ini (Venus, Bumi dan Mars) memiliki atmosfer, semuanya memiliki kawah meteor dan sifat-sifat permukaan tektonis seperti gunung berapi dan lembah pecahan. Planet yang letaknya di antara matahari dan bumi (Merkurius dan Venus) disebut juga planet inferior.

Namun pada makalah ini dari empat planet bagian dalam hanya bumi dan mars yang ditekankan. Karena antara bumi dengan planet mars hampir mempunyai kesamaan. Bumi (1 SA dari matahari) adalah planet bagian dalam yang terbesar dan terpadat, satu-satunya yang diketahui memiliki aktivitas geologi dan satu-satunya planet yang diketahui memiliki mahluk hidup. Hidrosfer-nya yang cair adalah khas di antara planet-planet kebumian dan juga merupakan satu-satunya planet yang diobservasi memiliki lempeng tektonik. Atmosfer bumi sangat berbeda dibandingkan planet-planet lainnya, karena dipengaruhi oleh keberadaan mahluk hidup yang menghasilkan 21% oksigen. Bumi memiliki satu satelit, bulan, satu-satunya satelit besar dari planet kebumian di dalam Tata Surya. Mars (1,5 SA dari matahari) berukuran lebih keci dari bumi dan Venus (0,107 massa bumi). Planet ini memiliki atmosfer tipis yang kandungan utamanya adalah karbon dioksida. Permukaan Mars yang dipenuhi gunung berapi raksasa seperti Olympus Mons dan lembah retakan seperti Valles marineris, menunjukan aktivitas geologis yang terus terjadi sampai baru belakangan ini. Warna merahnya berasal dari warna karat tanahnya yang kaya besi. Mars mempunyai dua satelit alami kecil (Deimos dan Phobos) yang diduga merupakan asteroid yang terjebak gravitasi Mars.

II. Maksud dan Tujuan

Adapun maksud dari pembuatan makalah ini yaitu untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah geologi kimia.

Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut :

1. Mengetahui struktur dan komposisi bumi

2. Mengetahui lapisan bumi

3. Mengetahui atsmofir bumi

4. Mengetahui karakteristik fisik mars

5. Mengetahui orbit dan rotasi mars

6. Mengetahui kehidupan planet mars


BAB II

PEMBAHASAN

[ edit ] See alsoII. 1 Bumi


Bumi adalah planet ketiga dari delapan planet dalam Tata Surya. Diperkirakan usianya mencapai 4,6 milyar tahun. Jarak antara Bumi dengan matahari adalah 149.6 juta kilometer atau 1 AU (Inggris: astronomical unit). Bumi mempunyai lapisan udara (atmosfer) dan medan magnet yang disebut (magnetosfer) yang melindung permukaan Bumi dari angin matahari, sinar ultraungu, dan radiasi dari luar angkasa. Lapisan udara ini menyelimuti bumi hingga ketinggian sekitar 700 kilometer. Lapisan udara ini dibagi menjadi Troposfer, Stratosfer, Mesosfer, Termosfer, dan Eksosfer.

Lapisan ozon, setinggi 50 kilometer, berada di lapisan stratosfer dan mesosfer dan melindungi bumi dari sinar ultraungu. Perbedaan suhu permukaan bumi adalah antara -70 °C hingga 55 °C bergantung pada iklim setempat. Sehari dibagi menjadi 24 jam dan setahun di bumi sama dengan 365,2425 hari. Bumi mempunyai massa seberat 59.760 milyar ton, dengan luas permukaan 510 juta kilometer persegi. Berat jenis Bumi (sekitar 5.500 kilogram per meter kubik) digunakan sebagai unit perbandingan berat jenis planet yang lain, dengan berat jenis Bumi dipatok sebagai 1.

Bumi mempunyai diameter sepanjang 12.756 kilometer. Gravitasi Bumi diukur sebagai 10 N kg-1 dijadikan unit ukuran gravitasi planet lain, dengan gravitasi Bumi dipatok sebagai 1. Bumi mempunyai 1 satelit alami yaitu Bulan. 70,8% permukaan bumi diliputi air. Udara Bumi terdiri dari 78% nitrogen, 21% oksigen, dan 1% uap air, karbondioksida, dan gas lain.

Bumi diperkirakan tersusun atas inti dalam bumi yang terdiri dari besi nikel beku setebal 1.370 kilometer dengan suhu 4.500 °C, diselimuti pula oleh inti luar yang bersifat cair setebal 2.100 kilometer, lalu diselimuti pula oleh mantel silika setebal 2.800 kilometer membentuk 83% isi bumi, dan akhirnya sekali diselimuti oleh kerak bumi setebal kurang lebih 85 kilometer.

Kerak bumi lebih tipis di dasar laut yaitu sekitar 5 kilometer. Kerak bumi terbagi kepada beberapa bagian dan bergerak melalui pergerakan tektonik lempeng (teori Continental Drift) yang menghasilkan gempa bumi.

Titik tertinggi di permukaan bumi adalah gunung Everest setinggi 8.848 meter, dan titik terdalam adalah palung Mariana di samudra Pasifik dengan kedalaman 10.924 meter. Danau terdalam adalah Danau Baikal dengan kedalaman 1.637 meter, sedangkan danau terbesar adalah Laut Kaspia dengan luas 394.299 km2.

II.1.1Komposisi dan Stuktur Bumi

Bumi adalah sebuah planet kebumian, yang artinya terbuat dari batuan, berbeda dibandingkan gas raksasa seperti Jupiter. Planet ini adalah yang terbesar dari empat planet kebumian, dalam kedua arti, massa dan ukuran. Dari keempat planet kebumian, bumi juga memiliki kepadatan tertinggi, gravitasi permukaan terbesar, medan magnet terkuat dan rotasi paling cepat. Bumi juga merupakan satu-satunya planet kebumian yang memiliki lempeng tektonik yang aktif.

II.1.2 Bentuk

Bentuk planet Bumi sangat mirip dengan bulatan gepeng (oblate spheroid), sebuah bulatan yang tertekan ceper pada orientasi kutub-kutub yang menyebabkan buncitan pada bagian katulistiwa. Buncitan ini terjadi karena rotasi bumi, menyebabkan ukuran diameter katulistiwa 43 km lebih besar dibandingkan diameter dari kutub ke kutub. Diameter rata-rata dari bulatan bumi adalah 12.742 km, atau kira-kira 40.000 km/π. Karena satuan meter pada awalnya didefinisikan sebagai 1/10.000.000 jarak antara katulistiwa ke kutub utara melalui kota Paris, Prancis.

Topografi lokal sedikit bervariasi dari bentuk bulatan ideal yang mulus, meski pada skala global, variasi ini sangat kecil. Bumi memiliki toleransi sekitar satu dari 584, atau 0,17% dibanding bulatan sempurna (reference spheroid), yang lebih mulus jika dibandingkan dengan toleransi sebuah bola biliar, 0,22%. Lokal deviasi terbesar pada permukaan bumi adalah gunung Everest (8.848 m di atas permukaan laut) dan Palung Mariana (10.911 m di bawah permukaan laut). Karena buncitan katulistiwa, bagian bumi yang terletak paling jauh dari titik tengah bumi sebenarnya adalah gunung Chimborazo di Ekuador.

Proses alam endogen/tenaga endogen adalah tenaga bumi yang berasal dari dalam bumi. Tenaga alam endogen bersifat membangun permukaan bumi ini. Tenaga alam eksogen berasal dari luar bumi dan bersifat merusak. Jadi kedua tenaga itulah yang membuat berbagai macam relief di muka bumi ini seperti yang kita tahu bahwa permukaan bumi yang kita huni ini terdiri atas berbagai bentukan seperti gunung, lembah, bukit, danau, sungai, dsb. Adanya bentukan-bentukan tersebut, menyebabkan permukaan bumi menjadi tidak rata. Bentukan-bentukan tersebut dikenal sebagai relief bumi.

II.1.3 Komposisi Bumi

Massa bumi kira-kira adalah 5,98×1024 kg. Kandungan utamanya adalah besi(32,1%), oksigen (30,1%), silikon (15,1%), magnesium (13,9%), sulfur (2,9%), nikel (1,8%), kalsium (1,5%), and aluminium (1,4%); dan 1,2% selebihnya terdiri dari berbagai unsur-unsur langka. Karena proses pemisahan massa, bagian inti bumi dipercaya memiliki kandungan utama besi (88,8%), dan sedikit nikel (5,8%), sulfur (4,5%), dan selebihnya kurang dari 1% unsur langka.[10]

Ahli geokimia F. W. Clarke memperhitungkan bahwa sekitar 47% kerak bumi terdiri dari oksigen. Batuan-batuan paling umum yang terdapat di kerak bumi hampir semuanya adalah oksida (oxides); klorin, sulfur, dan florin adalah kekecualian dan jumlahnya di dalam batuan biasanya kurang dari 1%. Oksida-oksida utama adalah silika, alumina, oksida besi, kapur, magnesia, potas dan soda. Fungsi utama silika adalah sebagai asam, yang membentuk silikat. Ini adalah sifat dasar dari berbagai mineral batuan beku yang paling umum. Berdasarkan perhitungan dari 1,672 analisa berbagai jenis batuan, Clarke menyimpulkan bahwa 99,22% batuan terdiri dari 11 oksida (lihat tabel kanan). Konstituen lainnya hanya terjadi dalam jumlah yang kecil.

II.1.4 Lapisan Bumi

Menurut komposisi (jenis dari materialnya), Bumi dapat dibagi menjadi lapisan-lapisan sebagai berikut :

a. Kerak Bumi

b. Mantel Bumi

c. Inti Bumi

Sedangkan menurut sifat mekanik (sifat dari material) -nya, bumi dapat dibagi menjadi lapisan-lapisan sebagai berikut :

a. Litosfir

b. Astenosfir

c. Mesosfir

d. Inti Bumi bagian luar

Inti bumi bagian luar merupakan salah satu bagian dalam bumi yang melapisi inti bumi bagian dalam. Inti bumi bagian luar mempunyai tebal 2250 km dan kedalaman antara 2900-4980 km. Inti bumi bagian luar terdiri atas besi dan nikel cair dengan suhu 3900 °C

* Inti Bumi bagian dalam

Inti bumi bagian dalam merupakan bagian bumi yang paling dalam atau dapat juga disebut inti bumi. inti bumi mempunyai tebal 1200km dan berdiameter 2600km. inti bumi terdiri dari besi dan nikel berbentuk padat dengan temperatur dapat mencapai 4800 °C

II.1.5 Sifat-Sifat Panas Bumi

Bumi memiliki sifat panas yang berasal dari luar (eksternal heat) dan dari dalam (internal heat). Panas luar berasal dari pancaran panas matahari, yang besarnya sekitar 10 pangkat 21 kalori setiap tahun. Penerimaan panas dipermukaan Bumi tidaklah merata tergantung pada radian energi dan beberapa faktor lain seperti distribusi daratan dan perairan, kedalaman, tinggi rendah permukaan Bumi (setiap penambahan tinggi 100 m, suhu turun 0,5oC), penyebaran tumbuhan, arus laut, angin, dan jenis batuan.

Gradien geotermal, adalah tingkatan kenaikan temperatur dalam derajat Celcius apabila turun atau masuk ke dalam Bumi tiap 100 meter. Di Eropa rata-rata 3oC/100m, di Amerika Utara gradien geotermalnya sekitar 1,6oC/ 100 meter.
Fluktuasi suhu udara di dekat permukaan Bumi sangat tinggi, kadang mencapa 100oC. Namun fluktuasi ini semakin berkurang apabila ke arah dalam Bumi, dan pada kedalaman tertentu hilang sama sekali (daerah zone of constant annual temperature). Pada zona ini suhu tanah sama dengan suhu udara di atasnya karena di bagian atasnya diselimuti oleh zona heliothermal, yaitu lapisan kulit Bumi (lithosfera) yang mendapat panas Matahari.

Di bawah lapisan zona yang bersuhu konstan terdapat zona geothermal, yaitu daerah yang suhunya tetap tinggi bukan akrena pengaruh sinar matahari, tetapi panasnya berasal dari dalam perut bumi. Derajat geotermik tidak sama untuk setiap tempat, hal ini disebabkan beberapa faktor:

1. Perbedaan sifat penghantar panas lapisan tanah. Semakin tinggi daya penghantarya, semakin rendah derajat geotermiknya.

2. Proses-proses reaksi kimia dari kandungan air yang terdapat dalam lapisan tanah dan batuan.

3. Kondisi yang menyebabkan terbentuknya batuan (tegak/liring atau datar).

4. Gerakan air bawah permukaan (tergantung aliran airnya panas atau dingin).

5. Gerakan air di permukaan Bumi. Di dekat lautan atau laut derajat geotermiknya akan lebih tinggi daripada tempat-tempat yang jauh terhadap lautan.

6. Konsentrasi unsur-unsur radioaktif batuan. Tempat berradioaktif tinggi, derajat geotermiknya menurun).

Dengan patokan derajat geotermik 33 meter untuk lapisan-lapisan lithosphera, maka pada kedalaman 33 km suhunya 1.000 oC dan pada kedalaman 66 km berarti akan mencapai 2.000oC. pada suhu setinggi ini maka batuan-batuan di bawah litosfera akan mencair, tetapi karena pada kedalaman tersebut tekanannya tinggi (11.000-14.000 atmosfer), menyebabkan batuan-batuan atau zat-zat berada dalam keadaan padat dan plastis. Apabila derajat geotermik tetap 33 meter, berarti panas di pusat bumi sekitar 193.060oC, berarti zat-zat di perut Bumi dan Mantel Bumi dalam keadaan cair. Dalam keadaan seperti ini maka lapisan permukaan bumi juga akan mencair. Dengan demkian, suhu pada bagian dalam bumi tidak akan melebihi antara 3.500-4.000oC. hal ini dengan perhitungan adanya tekanan pada tempat tersebut sebesar 4.163.450 atmosfer. Pada kondisi seperti ini maka batuan dalam mantel dan pusat bumi bentuknya kenyal dan padat.

Hal ini sesuai dengan data astronomi dan seismologis.
Pendapat terakhir menyatakan bahwa panas yang terjadi pada lapisan litosfera berasal dari adanya reaksi zat radioaktif. Unsur-unsur yang mencair akibat reaksi ini akan bertambah volumenya sehingga tekanannya meningkat dan dapat mengakibatkan erupsi dalam bentuk massa cair.

II.2 Mars


Mars is the fourth planet from the Sun in the Solar System .Mars adalah keempat planet dari Matahari dalam Tata Surya . The planet is named after the Roman god of war , Mars . Planet ini diberi nama setelah Romawi dewa perang , Mars . It is often described as the "Red Planet", as the iron oxide prevalent on its surface gives it a reddish appearance . [ 12 ] Mars is a terrestrial planet with a thin atmosphere , having surface features reminiscent both of the impact craters of the Moon and the volcanoes, valleys, deserts, and polar ice caps of Earth . Hal ini sering digambarkan sebagai "Red Planet", sebagai oksida besi lazim di permukaannya memberikan suatu tampilan kemerahan .Mars adalah planet terestrial dengan tipis atmosfer , memiliki fitur permukaan mengingatkan kedua kawah Bulan dan gunung berapi, lembah, padang pasir, dan topi es kutub dari Bumi . The rotational period and seasonal cycles of Mars are likewise similar to those of Earth. Para periode rotasi dan siklus musiman Mars juga mirip dengan Bumi. Mars is the site of Olympus Mons , the highest known mountain within the Solar System, and of Valles Marineris , the largest canyon. Mars adalah situs dari Olympus Mons , gunung tertinggi yang dikenal dalam Tata Surya, dan Valles Marineris , dengan ngarai terbesar. The smooth Borealis basin in the northern hemisphere covers 40% of the planet and may be a giant impact feature. [ 13 ] [ 14 ] Unlike Earth, Mars is now geologically and tectonically inactive. [ citation needed ] Kelancaran cekungan Borealis di belahan bumi utara meliputi 40% dari planet dan mungkin fitur dampak raksasa. Tidak seperti Bumi, Mars sekarang geologis dan tektonik aktif.

Until the first flyby of Mars occurred in 1965, by Mariner 4 , many speculated about the presence of liquid water on the planet's surface. Sampai Mars flyby pertama terjadi pada tahun 1965, oleh Mariner 4 , banyak berspekulasi tentang keberadaan air cair di permukaan planet. This was based on observed periodic variations in light and dark patches, particularly in the polar latitudes , which appeared to be seas and continents; long, dark striations were interpreted by some as irrigation channels for liquid water. Ini didasarkan pada variasi periodik diamati dalam dan gelap patch ringan, terutama di kutub garis lintang , yang muncul ke laut dan benua, panjang, gelap striations diinterpretasikan oleh beberapa orang sebagai saluran irigasi untuk air cair. These straight line features were later explained as optical illusions , yet of all the planets in the Solar System other than Earth, Mars is the most likely to harbor liquid water, and thus to harbor life. [ 15 ] Geological evidence gathered by unmanned missions suggest that Mars once had large-scale water coverage on its surface, while small geyser -like water flows may have occurred during the past decade. [ 16 ] In 2005, radar data revealed the presence of large quantities of water ice at the poles, [ 17 ] and at mid-latitudes. [ 18 ] [ 19 ] The Phoenix lander directly sampled water ice in shallow martian soil on July 31, 2008. [ 20 ] Fitur-fitur garis lurus kemudian dijelaskan sebagai ilusi optik , namun dari semua planet di tata surya selain Bumi, Mars adalah yang paling mungkin untuk cair air pelabuhan, dan dengan demikian untuk kehidupan pelabuhan. Geologi bukti yang dikumpulkan oleh misi berawak menunjukkan bahwa Mars pernah memiliki air skala cakupan-besar pada permukaannya, sementara kecil geyser air mengalir seperti-mungkin telah terjadi selama dekade terakhir. Pada tahun 2005, data radar menunjukkan adanya sejumlah besar air es di kutub, dan pada pertengahan garis lintang. The Phoenix pendarat langsung sampel air es di Mars tanah dangkal pada tanggal 31 Juli 2008.

Mars has two moons , Phobos and Deimos , which are small and irregularly shaped. Mars can easily be seen from Earth with the naked eye.II.2.1 Karakteristik Fisik Mars

Mars memiliki sekitar setengah radius Bumi. It is less dense than Earth, having about 15% of Earth's volume and 11% of the mass . Hal ini kurang padat daripada Bumi, memiliki sekitar 15% dari yang bervolume Bumi dan 11% dari massa . Its surface area is only slightly less than the total area of Earth's dry land. [ 6 ] While Mars is larger and more massive than Mercury , Mercury has a higher density. Its luas permukaan hanya sedikit lebih kecil dari total luas lahan kering Earth. Sedangkan Mars lebih besar dan lebih besar dari Merkurius , Merkurius memiliki kerapatan yang lebih tinggi. This results in the two planets having a nearly identical gravitational pull at the surface—that of Mars is stronger by less than 1%. Hal ini menyebabkan kedua planet memiliki gaya gravitasi hampir identik pada permukaan Mars-yang lebih kuat kurang dari 1%. Mars is also roughly intermediate in size, mass, and surface gravity between Earth and Earth's Moon (the Moon is about half the diameter of Mars, whereas Earth is twice; the Earth is about nine times more massive than Mars, and the Moon one-ninth as massive). Mars juga sekitar menengah dalam ukuran, massa, dan gravitasi permukaan antara Bumi dan bumi Moon (Bulan adalah sekitar setengah diameter Mars, sedangkan Bumi adalah dua kali; Bumi sekitar sembilan kali lebih besar dari Mars, dan Bulan satu- kesembilan sebagai besar). The red-orange appearance of the Martian surface is caused by iron(III) oxide , more commonly known as hematite, or rust. [ 22 ] The-oranye merah penampilan permukaan Mars disebabkan oleh besi (III) oksida , lebih dikenal sebagai hematit, atau karat.

II.2.2 Geologi

Based on orbital observations and the examination of the Martian meteorite collection, the surface of Mars appears to be composed primarily of basalt . Berdasarkan pengamatan orbit dan pemeriksaan meteorit Mars koleksi, permukaan Mars tampaknya terutama terdiri dari basal . Some evidence suggests that a portion of the Martian surface is more silica-rich than typical basalt, and may be similar to andesitic rocks on Earth; however, these observations may also be explained by silica glass. Beberapa bukti menunjukkan bahwa sebagian dari permukaan Mars lebih silika kaya dari basal khas, dan mungkin mirip dengan andesit batuan di bumi, namun pengamatan ini juga dapat dijelaskan oleh kaca silika. Much of the surface is deeply covered by finely grained iron(III) oxide dust. [ 23 ] [ 24 ] Sebagian besar permukaan secara mendalam ditutupi oleh berbutir halus ) besi (III oksida debu.

Although Mars has no evidence of a current structured global magnetic field , [ 25 ] observations show that parts of the planet's crust have been magnetized, and that alternating polarity reversals of its dipole field have occurred in the past. Meskipun Mars tidak memiliki bukti suatu arus terstruktur global medan magnet , pengamatan menunjukkan bahwa bagian dari kerak planet telah magnet, dan bahwa pembalikan polaritas bolak medan dipol yang telah terjadi di masa lalu. This paleomagnetism of magnetically susceptible minerals has properties that are very similar to the alternating bands found on the ocean floors of Earth . Ini paleomagnetism dari rentan mineral magnetis memiliki sifat yang sangat mirip dengan band-band bolak ditemukan di lantai laut Bumi . One theory, published in 1999 and re-examined in October 2005 (with the help of the Mars Global Surveyor ), is that these bands demonstrate plate tectonics on Mars four billion years ago, before the planetary dynamo ceased to function and caused the planet's magnetic field to fade away. [ 26 ] Satu teori, diterbitkan pada tahun 1999 dan kembali diperiksa pada Oktober 2005 (dengan bantuan dari Mars Global Surveyor ), adalah bahwa band-band ini menunjukkan lempeng tektonik di Mars empat miliar tahun lalu, sebelum planet dinamo berhenti berfungsi dan menyebabkan planet magnet lapangan memudar.

Current models of the planet's interior imply a core region about 1480 km in radius, consisting primarily of iron with about 14–17% sulfur . During the Solar system formation , Mars was created out of the protoplanetary disk that orbited the Sun as the result of a stochastic process of run-away accretion. Selama terbentuknya sistem tata surya , Mars diciptakan dari piringan protoplanet yang mengorbit Matahari sebagai hasil dari proses stokastik run-away akresi. Mars has many distinctive chemical features caused by its position in the Solar System. Mars memiliki banyak fitur kimia khas disebabkan oleh posisinya dalam Tata Surya. Elements with comparatively low boiling points such as chlorine, phosphorus and sulphur are much more common on Mars than Earth; these elements were probably removed from areas closer to the Sun by the young Sun's powerful solar wind . [ 28 ] This same effect is thought to have originally provided Mars with more oxygen than the Earth had; reactions between iron and the excess oxygen may be the reason Mars has much more [ vague ] iron in its crust and mantle than does the Earth. [ citation needed ] Unsur dengan titik didih rendah relatif seperti klorin, fosfor dan sulfur yang jauh lebih umum di Mars dari Bumi; unsur-unsur ini mungkin telah dihapus dari daerah lebih dekat dengan Matahari oleh muda Sun dahsyatnya angin matahari . Ini efek yang sama diperkirakan telah awalnya memberikan Mars dengan oksigen lebih dari Bumi telah; reaksi antara besi dan oksigen yang kelebihan mungkin menjadi alasan Mars memiliki lebih banyak zat besi dan kerak mantel daripada itu.

After the formation of the planets, all were subjected to the " Late Heavy Bombardment ". Setelah pembentukan planet-planet, semuanya dikenakan " Late Heavy Bombardment ". About 60% of the surface of Mars shows an impact record from that era. [ 29 ] [ 30 ] [ 31 ] Much of the rest of the surface of Mars is probably underlain by immense impact basins that date from this time—there is evidence of an enormous impact basin in the northern hemisphere of Mars, spanning 10600 km by 8500 km, or roughly four times larger than the Moon's South Pole-Aitken basin , the largest impact basin yet discovered. [ 13 ] [ 14 ] This theory suggests that Mars was struck by a Pluto -sized body about four billion years ago. Sekitar 60% dari permukaan Mars menunjukkan catatan dampak dari zaman itu. Sebagian dari sisa permukaan Mars mungkin underlain oleh cekungan dampak besar bahwa tanggal dari waktu ini-ada bukti sebuah cekungan dampak besar di belahan bumi utara Mars, yang mencakup 10.600 km dengan 8500 km, atau kira-kira empat kali lebih besar daripada Bulan cekungan Kutub-Aitken Selatan , cekungan dampak terbesar belum ditemukan. Teori ini menunjukkan bahwa Mars terkesan dengan suatu Pluto berukuran tubuh sekitar empat miliar tahun lalu. The event, thought to be the cause of the Martian hemispheric dichotomy, created the smooth Borealis basin that covers 40% of the planet. [ 32 ] [ 33 ] Acara, dianggap sebagai penyebab dikotomi setengah bulat Mars, menciptakan halus cekungan Borealis yang mencakup 40% dari planet ini.

The geological history of Mars can be split into many epochs, but the following are the three primary epochs: [ 34 ] [ 35 ] Sejarah geologi Mars dapat dibagi menjadi zaman banyak, namun berikut ini adalah tiga zaman utama:

  • Noachian epoch (named after Noachis Terra ): Formation of the oldest extant surfaces of Mars, 4.5 billion years ago to 3.5 billion years ago. Noachian zaman (dinamakan setelah Noachis Terra ): Pembentukan tertua permukaan Mars, 4,5 miliar tahun lalu menjadi 3,5 miliar tahun lalu. Noachian age surfaces are scarred by many large impact craters. permukaan Noachian usia yang terluka oleh banyak kawah dampak yang besar. The Tharsis bulge, a volcanic upland, is thought to have formed during this period, with extensive flooding by liquid water late in the epoch. The Tharsis tonjolan, sebuah dataran tinggi vulkanik, diperkirakan telah terbentuk selama periode ini, dengan banjir besar oleh air cair di akhir zaman.
  • Hesperian epoch (named after Hesperia Planum): 3.5 billion years ago to 1.8 billion years ago. Barat zaman (dinamakan setelah Hesperia Planum): 3,5 miliar tahun lalu menjadi 1,8 miliar tahun lalu. The Hesperian epoch is marked by the formation of extensive lava plains. Zaman barat ditandai dengan pembentukan dataran lava yang luas.

· Amazonian epoch (named after Amazonis Planitia ): 1.8 billion years ago to present. zaman Amazon (dinamakan setelah Amazonis Planitia ): 1,8 miliar tahun lalu sampai sekarang. Amazonian regions have few meteorite impact craters, but are otherwise quite varied. Olympus Mons formed during this period, along with lava flows elsewhere on Mars. daerah Amazon memiliki beberapa dampak meteorit kawah, namun jika tidak cukup bervariasi. Olympus Mons terbentuk selama periode ini, bersama dengan aliran lava di tempat lain di Mars. Some geological activity is still taking place on Mars.

II.2.3 Tanah

Data yang menunjukkan tanah Mars menjadi sedikit alkalin dan mengandung unsur-unsur seperti magnesium , natrium , kalium dan klorida . These nutrients are found in gardens on Earth, and are necessary for growth of plants. [ 38 ] Experiments performed by the Lander showed that the Martian soil has a basic acidity of 8.3, and may contain traces of the salt perchlorate . [ 39 ] [ 40 ] Nutrisi ini ditemukan di kebun di Bumi, dan yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman. [38] Eksperimen dilakukan oleh Lander menunjukkan bahwa tanah Mars memiliki dasar keasaman 8,3, dan mungkin berisi jejak garam perklorat .

Garis-garis umum di Mars dan yang baru sering muncul di lereng-lereng curam kawah, palung, dan lembah. The streaks are dark at first and get lighter with age. Garis-garis gelap pada awalnya dan mendapatkan lebih ringan dengan usia. Sometimes the streaks start in a tiny area which then spreads out for hundreds of metres. Kadang-kadang garis-garis mulai di daerah kecil yang kemudian menyebar keluar untuk ratusan meter. They have also been seen to follow the edges of boulders and other obstacles in their path. Mereka juga terlihat untuk mengikuti tepi batu-batu dan hambatan lain dalam jalur mereka. The commonly accepted theories include that they are dark underlying layers of soil revealed after avalanches of bright dust or dust devils. [ 41 ] However, several explanations have been put forward, some of which involve water or even the growth of organisms. [ 42 ] Menerima teori umum termasuk bahwa mereka adalah lapisan tanah yang mendasari gelap terungkap setelah longsoran debu terang atau setan debu. Namun, beberapa penjelasan telah diajukan, beberapa di antaranya melibatkan air atau bahkan pertumbuhan organisme.

II.2.4 Hidrologi

Air cair tidak bisa berada pada permukaan Mars akibat tekanan rendah atmosfer, kecuali di ketinggian terendah untuk jangka pendek. Namun, dua es kutub tampaknya dibuat sebagian besar dari air. Volume air es es di kutub selatan topi, jika mencair, akan cukup untuk menutupi permukaan seluruh planet hingga kedalaman 11 meter. Sebuah permafrost mantel membentang dari kutub ke lintang sekitar 60 °.


II.2.5 Geografi

Meskipun lebih baik ingat untuk pemetaan Bulan, Johann Heinrich Mädler dan Wilhelm Beer adalah yang pertama "areographers". They began by establishing that most of Mars' surface features were permanent, and more precisely determining the planet's rotation period. Mereka mulai dengan menetapkan bahwa sebagian besar fitur permukaan Mars adalah permanen, dan lebih tepat menentukan periode rotasi planet itu. In 1840, Mädler combined ten years of observations and drew the first map of Mars. Pada 1840, sepuluh tahun Mädler gabungan pengamatan dan menggambar peta pertama dari Mars. Rather than giving names to the various markings, Beer and Mädler simply designated them with letters; Meridian Bay (Sinus Meridiani) was thus feature " a. " [ 74 ] Daripada memberikan nama ke berbagai tanda, Bir dan Mädler hanya ditunjuk dengan surat; Meridian Bay (Sinus Meridiani) dengan demikian fitur "a." 'Khatulistiwa Mars didefinisikan oleh rotasi, namun lokasi yang Perdana Meridian yang ditentukan, seperti bumi (di Greenwich ), dengan pilihan jalur sewenang-wenang; Mädler dan Beer baris yang dipilih pada tahun 1830 untuk peta pertama mereka Mars. After the spacecraft Mariner 9 provided extensive imagery of Mars in 1972, a small crater (later called Airy-0 ), located in the Sinus Meridiani ("Middle Bay" or "Meridian Bay"), was chosen for the definition of 0.0° longitude to coincide with the original selection. [ 77 ] Setelah pesawat ruang angkasa Mariner 9 disediakan citra luas Mars pada tahun 1972, sebuah kawah kecil (yang kemudian disebut Airy-0 ), terletak di Meridiani Sinus ("Tengah Bay" atau "Meridian Bay"), dipilih untuk definisi 0,0 ° bujur bertepatan dengan seleksi awal. Sejak Mars tidak memiliki lautan dan karenanya 'tidak ada laut' level, a-elevasi permukaan nol atau permukaan gravitasi berarti juga harus dipilih. Zero altitude is defined by the height at which there is 610.5 Pa (6.105 mbar) of atmospheric pressure. [ 78 ] This pressure corresponds to the triple point of water, and is about 0.6% of the sea level surface pressure on Earth (.006 atm). [ 79 ] Zero ketinggian didefinisikan oleh ketinggian di mana ada 610,5 Pa (6,105 mbar) dari tekanan atmosfer. tekanan ini sesuai dengan titik tripel air, dan sekitar 0,6% dari tingkat tekanan permukaan laut di bumi (0,006 atm).

II.2.6 Atsmosfer

Mars lost its magnetosphere 4 billion years ago, [ 90 ] so the solar wind interacts directly with the Martian ionosphere , lowering the atmospheric density by stripping away atoms from the outer layer. Mars kehilangan yang magnetosfer 4 milyar tahun yang lalu, sehingga angin matahari berinteraksi langsung dengan Mars ionosfer , menurunkan kepadatan atmosfer dengan pengupasan jauh atom dari lapisan luar. Both Mars Global Surveyor and Mars Express have detected these ionised atmospheric particles trailing off into space behind Mars. [ 90 ] [ 91 ] Compared to Earth, the atmosphere of Mars is quite rarefied . Atmospheric pressure on the surface ranges from a low of 30 Pa (0.030 kPa ) on Olympus Mons to over 1,155 Pa (1.155 kPa) in the Hellas Planitia , with a mean pressure at the surface level of 600 Pa (0.60 kPa). [ 92 ] The surface pressure of Mars is equal to the pressure found 35 km [ 93 ] above the Earth's surface. Kedua Mars Global Surveyor dan Mars Express telah mendeteksi partikel-partikel ini terionisasi trailing atmosfer ke luar angkasa Mars belakang. Dibandingkan dengan Bumi, atmosfer Mars sangat langka . Tekanan atmosfer pada permukaan berkisar dari yang rendah 30 Pa (0,030 kPa ) pada Olympus Mons kepada lebih dari 1.155 Pa (1,155 kPa) di Planitia Hellas , dengan tekanan rata-rata pada tingkat permukaan 600 Pa (0,60 kPa). Tekanan permukaan Mars adalah sama dengan tekanan yang ditemukan 35 Km di atas permukaan Bumi. This is less than 1% of the Earth's surface pressure (101.3 kPa). Ini kurang dari 1% dari tekanan permukaan bumi (101,3 kPa). The scale height of the atmosphere is about 10.8 km, [ 94 ] which is higher than Earth's (6 km) because the surface gravity of Mars is only about 38% of Earth's, an effect offset by both the lower temperature and 50% higher average molecular weight of the atmosphere of Mars. Para Tinggi skala dari atmosfer adalah sekitar 10.8 km, yang lebih tinggi dari bumi (6 km) karena gravitasi permukaan Mars hanya sekitar 38% dari Bumi, efek diimbangi oleh suhu rendah dan% lebih tinggi rata-rata 50 berat molekul atmosfer Mars.

The atmosphere on Mars consists of 95% carbon dioxide , 3% nitrogen , 1.6% argon and contains traces of oxygen and water. [ 6 ] The atmosphere is quite dusty, containing particulates about 1.5 µm in diameter which give the Martian sky a tawny color when seen from the surface. [ 95 ] Suasana di Mars terdiri dari 95% karbon dioksida , 3% nitrogen , 1,6% argon dan berisi jejak oksigen dan air. Suasana cukup berdebu, mengandung partikel sekitar 1,5 pM dengan diameter yang memberikan langit Mars yang kuning kecoklatan warna jika dilihat dari permukaan.

Methane has been detected in the Martian atmosphere with a concentration of about 30 ppb by volume; [ 11 ] [ 96 ] it occurs in extended plumes, and the profiles imply that the methane was released from discrete regions. Methane telah terdeteksi di atmosfer Mars dengan konsentrasi sekitar 30 ppb menurut volumenya; itu terjadi di bulu diperpanjang, dan profil menyiratkan bahwa metana dibebaskan dari daerah diskrit. In northern midsummer, the principal plume contained 19,000 metric tons of methane, with an estimated source strength of 0.6 kilogram per second. [ 97 ] [ 98 ] The profiles suggest that there may be two local source regions, the first centered near 30° N, 260° W and the second near 0°, 310° W. [ 97 ] It is estimated that Mars must produce 270 ton/year of methane. [ 97 ] [ 99 ] Pada pertengahan musim panas utara, bulu-bulu utama yang terkandung 19.000 metrik ton metana, dengan kekuatan sumber estimasi 0,6 kilogram per detik. Profil menyarankan bahwa mungkin ada dua daerah sumber lokal, yang pertama berpusat di dekat 30 ° N , 260 ° W dan yang kedua dekat 0 °, 310 ° W. Diperkirakan bahwa Mars harus menghasilkan 270 ton / tahun dari metana.

The implied methane destruction lifetime may be as long as about 4 Earth years and as short as about 0.6 Earth years. [ 97 ] [ 100 ] This rapid turnover would indicate an active source of the gas on the planet. Volcanic activity, cometary impacts, and the presence of methanogenic microbial life forms are among possible sources. Kerusakan metana seumur hidup mungkin tersirat selama sekitar 4 tahun Bumi dan sesingkat sekitar 0,6 tahun Bumi. Hal ini pergantian cepat akan menunjukkan sumber gas aktif di planet ini. vulkanik aktivitas, cometary dampak, dan adanya metanogen mikroba bentuk kehidupan antara sumber yang mungkin. Methane could also be produced by a non-biological process called serpentinization [b] involving water, carbon dioxide, and the mineral olivine , which is known to be common on Mars. [ 101 ] Metana juga bisa dihasilkan oleh proses non-biologis disebut serpentinisasi [b] yang melibatkan air, karbon dioksida, dan mineral olivin , yang diketahui umum di Mars.

II.2.7 Iklim

Of all the planets in the Solar System, the seasons of Mars are the most Earth-like, due to the similar tilts of the two planets' rotational axes. Dari semua planet di tata surya, musim Mars yang paling mirip bumi, karena sama miring sumbu rotasi dua planet '. However, the lengths of the Martian seasons are about twice those of Earth's, as Mars' greater distance from the Sun leads to the Martian year being about two Earth years long. Namun, panjang musim Mars sekitar dua kali orang-orang dari Bumi, karena jarak Mars 'lebih besar dari Matahari mengarah ke Mars tahun menjadi sekitar dua tahun Bumi panjang. Martian surface temperatures vary from lows of about -87 °C during the polar winters to highs of up to -5 °C in summers. [ 43 ] The wide range in temperatures is due to the thin atmosphere which cannot store much solar heat, the low atmospheric pressure, and the low thermal inertia of Martian soil. [ 102 ] The planet is also 1.52 times as far from the sun as Earth, resulting in just 43 percent of the amount of sunlight. [ 103 ] suhu permukaan Mars bervariasi dari titik terendah sekitar -87 ° C selama musim dingin kutub ke tertinggi sampai -5 ° C di musim panas. The rentang yang luas dalam temperatur adalah karena suasana tipis yang tidak dapat menyimpan banyak panas matahari, rendah tekanan atmosfer, dan rendahnya inersia termal tanah Mars. Planet ini juga 1,52 kali lebih jauh dari matahari sebagai Bumi, sehingga hanya 43 persen dari jumlah sinar matahari.

If Mars had an Earth-like orbit, its seasons would be similar to Earth's because its axial tilt is similar to Earth's. Jika Mars memiliki seperti orbit Bumi, musim nya akan mirip dengan Bumi karena yang kemiringan sumbu mirip dengan Bumi. However, the comparatively large eccentricity of the Martian orbit has a significant effect. Namun, relatif besar eksentrisitas orbit Mars memiliki efek yang signifikan. Mars is near perihelion when it is summer in the southern hemisphere and winter in the north, and near aphelion when it is winter in the southern hemisphere and summer in the north. Mars adalah dekat perihelion saat musim panas di belahan bumi selatan dan musim dingin di utara, dan dekat aphelion ketika musim dingin di belahan bumi selatan dan musim panas di utara. As a result, the seasons in the southern hemisphere are more extreme and the seasons in the northern are milder than would otherwise be the case. Akibatnya, musim di belahan bumi selatan lebih ekstrim dan musim di utara lebih ringan daripada yang akan terjadi. The summer temperatures in the south can reach up to 30 °C warmer than the equivalent summer temperatures in the north. [ 104 ] suhu musim panas di selatan bisa mencapai hingga 30 ° C lebih hangat daripada suhu musim panas setara di utara.

Mars also has the largest dust storms in our Solar System. Mars juga memiliki terbesar badai debu di tata surya kita. These can vary from a storm over a small area, to gigantic storms that cover the entire planet. Ini dapat bervariasi dari badai di daerah yang kecil, untuk badai raksasa yang menutupi seluruh planet. They tend to occur when Mars is closest to the Sun, and have been shown to increase the global temperature. [ 105 ] Mereka cenderung terjadi ketika Mars paling dekat dengan Matahari, dan telah terbukti meningkatkan suhu global.

II.2.8 Orbit dan Rotasi Mars

jarak rata-rata Mars dari Matahari sekitar 230 juta km (1.5 AU) dan periode orbit adalah 687 (Bumi) hari. The solar day (or sol ) on Mars is only slightly longer than an Earth day: 24 hours, 39 minutes, and 35.244 seconds. Hari matahari (atau sol ) di Mars hanya sedikit lebih panjang daripada hari Bumi: 24 jam, 39 menit, dan 35,244 detik. A Martian year is equal to 1.8809 Earth years, or 1 year, 320 days, and 18.2 hours. [ 6 ] Satu tahun Mars adalah sebesar 1,8809 tahun Bumi, atau 1 tahun, 320 hari, dan 18,2 jam.

The axial tilt of Mars is 25.19 degrees, which is similar to the axial tilt of the Earth. [ 6 ] As a result, Mars has seasons like the Earth, though on Mars they are nearly twice as long given its longer year. Kemiringan aksial Mars 25.19 derajat, yang mirip dengan kemiringan sumbu bumi. Sebagai hasilnya, Mars memiliki musim seperti Bumi, meskipun di Mars mereka hampir dua kali lebih lama diberikan lagi tahunnya. Currently the orientation of the north pole of Mars is close to the star Deneb . [ 8 ] Mars passed its perihelion in April 2009 [ 106 ] and its aphelion in March 2010. [ 106 ] Saat ini orientasi kutub utara Mars yang dekat dengan bintang Deneb . Mars lulus pada perihelion pada bulan April 2009 dan aphelion pada bulan Maret 2010.

Mars has a relatively pronounced orbital eccentricity of about 0.09; of the seven other planets in the Solar System, only Mercury shows greater eccentricity. Mars memiliki relatif diucapkan eksentrisitas orbit dari sekitar 0,09, dari tujuh planet lain dalam tata surya, hanya Merkurius menunjukkan eksentrisitas yang lebih besar. However, it is known that in the past Mars has had a much more circular orbit than it does currently. Namun, diketahui bahwa di masa lalu Mars memiliki orbit yang lebih bundar daripada tidak saat ini. At one point 1.35 million Earth years ago, Mars had an eccentricity of roughly 0.002, much less than that of Earth today. [ 107 ] The Mars cycle of eccentricity is 96,000 Earth years compared to the Earth's cycle of 100,000 years. [ 108 ] However, Mars also has a much longer cycle of eccentricity with a period of 2.2 million Earth years, and this overshadows the 96,000-year cycle in the eccentricity graphs. Pada satu titik 1,35 juta tahun Bumi lalu, Mars memiliki eksentrisitas sekitar 0,002, jauh lebih sedikit dibandingkan dengan Bumi saat ini. Siklus Mars eksentrisitas adalah 96.000 tahun di Bumi dibandingkan dengan Bumi siklus 100.000 tahun. Namun , Mars juga memiliki siklus yang lebih panjang eksentrisitas dengan jangka waktu 2,2 juta tahun Bumi, dan ini membayangi siklus 96.000 tahun di grafik eksentrisitas. For the last 35,000 years the orbit of Mars has been getting slightly more eccentric because of the gravitational effects of the other planets. Selama 35.000 tahun terakhir orbit Mars telah mendapatkan sedikit lebih eksentrik karena efek gravitasi dari planet lain. The closest distance between the Earth and Mars will continue to mildly decrease for the next 25,000 years. [ 109 ] Jarak terdekat antara Bumi dan Mars akan terus agak menurun untuk tahun berikutnya 25.000.

II.2.9 Kehidupan di Mars

The current understanding of planetary habitability —the ability of a world to develop and sustain life—favors planets that have liquid water on their surface. Pemahaman saat planet kelayakhunian -kemampuan dunia untuk mengembangkan dan mempertahankan-kebaikan kehidupan planet yang memiliki air cair pada permukaannya. This most often requires that the orbit of a planet lie within the habitable zone , which for the Sun currently extends from just beyond Venus to about the semi-major axis of Mars. [ 118 ] During perihelion Mars dips inside this region, but the planet's thin (low-pressure) atmosphere prevents liquid water from existing over large regions for extended periods. Hal ini paling sering mengharuskan orbit kebohongan planet dalam zona habitasi , yang untuk Matahari saat ini meluas dari hanya luar Venus ke tentang -utama sumbu semi Mars. Selama dips Mars perihelion di daerah ini, namun planet tipis atmosfer (tekanan rendah) mencegah air dari yang ada selama daerah besar untuk waktu yang lama. The past flow of liquid water, however, demonstrates the planet's potential for habitability. Aliran masa lalu air cair, bagaimanapun, menunjukkan potensi planet untuk kelayakhunian. Recent evidence has suggested that any water on the Martian surface would have been too salty and acidic to support terrestrial life. [ 119 ] Bukti terkini telah menyarankan bahwa setiap air di permukaan Mars akan terlalu asin dan asam untuk mendukung kehidupan di darat.

The lack of a magnetosphere and extremely thin atmosphere of Mars are a greater challenge: the planet has little heat transfer across its surface, poor insulation against bombardment and the solar wind , and insufficient atmospheric pressure to retain water in a liquid form (water instead sublimates to a gaseous state). Kurangnya magnetosfer dan suasana sangat tipis Mars adalah tantangan yang lebih besar: planet ini memiliki sedikit perpindahan panas di permukaan, insulasi buruk terhadap pemboman dan angin matahari , dan tekanan atmosfer tidak cukup untuk menampung air dalam bentuk cair (air bukannya menguap menjadi gas). Mars is also nearly, or perhaps totally, geologically dead; the end of volcanic activity has stopped the recycling of chemicals and minerals between the surface and interior of the planet. [ 120 ] Mars juga hampir, atau mungkin sama sekali, geologis mati; akhir vulkanik memiliki aktivitas menghentikan daur ulang bahan kimia dan mineral antara permukaan dan bagian dalam.

Evidence suggests that the planet was once significantly more habitable than it is today, but whether living organisms ever existed there is still unclear. Bukti menunjukkan bahwa planet ini sekali signifikan lebih ditinggali daripada sekarang ini, namun apakah hidup organisme pernah ada masih belum jelas. The Viking probes of the mid-1970s carried experiments designed to detect microorganisms in Martian soil at their respective landing sites, and had some apparently positive results, including a temporary increase of CO 2 production on exposure to water and nutrients. The probe Viking tahun 1970-an pertengahan dilakukan percobaan yang dirancang untuk mendeteksi mikroorganisme dalam tanah pendaratan Mars di situs mereka masing-masing, dan memiliki beberapa hasil positif tampaknya, termasuk peningkatan sementara CO 2 produksi pemaparan pada air dan nutrisi. However this sign of life was later disputed by many scientists, resulting in a continuing debate, with NASA scientist Gilbert Levin asserting that Viking may have found life. Namun demikian tanda-tanda kehidupan kemudian diperdebatkan oleh banyak ilmuwan, yang mengakibatkan perdebatan terus, dengan ilmuwan NASA Gilbert Levin menyatakan bahwa Viking mungkin telah menemukan hidup. A re-analysis of the now 30-year-old Viking data, in light of modern knowledge of extremophile forms of life, has suggested that the Viking tests were also not sophisticated enough to detect these forms of life. Sebuah re-analisis tahun Viking 30 data sekarang, dalam cahaya pengetahuan modern extremophile bentuk kehidupan, telah menyarankan bahwa tes Viking juga tidak cukup canggih untuk mendeteksi bentuk-bentuk kehidupan. The tests may even have killed a (hypothetical) life form. [ 121 ] Tests conducted by the Phoenix Mars lander have shown that the soil has a very alkaline pH and it contains magnesium, sodium, potassium and chloride. [ 122 ] The soil nutrients may be able to support life, but life would still have to be shielded from the intense ultraviolet light. [ 123 ] Tes bahkan mungkin telah membunuh a) bentuk kehidupan hipotetis Pengujian yang dilakukan oleh pendarat Mars Phoenix telah menunjukkan bahwa tanah memiliki sangat basa pH dan mengandung magnesium, natrium, kalium dan klorida. Nutrisi tanah mungkin dapat mendukung kehidupan, tapi hidup masih harus terlindung dari sinar ultraviolet yang kuat.

At the Johnson space center lab , some curious shapes have been found in the Martian meteorite ALH84001 . Di pusat laboratorium ruang Johnson , beberapa bentuk aneh telah ditemukan di Mars meteorit ALH84001 . Some scientists propose that these geometric shapes could be fossilized microbes extant on Mars before the meteorite was blasted into space by a meteor strike and sent on a 15 million-year voyage to Earth. Beberapa ilmuwan mengemukakan bahwa bentuk-bentuk geometris bisa fosil mikroba yang masih ada di Mars sebelum meteorit itu meledak ke luar angkasa oleh meteor strike dan dikirim pada perjalanan 15 juta tahun ke Bumi. However, an exclusively inorganic origin for the shapes has also been proposed. [ 124 ] Namun, asal anorganik eksklusif untuk bentuk yang juga telah diusulkan.

Small quantities of methane and formaldehyde recently detected by Mars orbiters are both claimed to be hints for life, as these chemical compounds would quickly break down in the Martian atmosphere. [ 125 ] [ 126 ] It is possible that these compounds may instead be replenished by volcanic or geological means such as serpentinization . [ 101 ] Sejumlah kecil metana dan formaldehida baru-baru ini terdeteksi oleh pengorbit Mars keduanya diklaim sebagai petunjuk untuk hidup, karena ini senyawa kimia dengan cepat akan mogok di atmosfer Mars. Ada kemungkinan bahwa unsur ini mungkin bukan diisi oleh gunung berapi atau geologi sarana seperti serpentinisasi .


BAB III

KESIMPULAN

III.1 Kesimpulan

Dari pembahasan diatas maka kita dapat menarik kesimpulan sebagai berikut :

1. Bumi adalah sebuah planet kebumian, yang artinya terbuat dari batuan, berbeda dibandingkan gas raksasa seperti Jupiter

2. Menurut komposisi (jenis dari materialnya), Bumi dapat dibagi menjadi lapisan-lapisan yaitu Kerak Bumi, Mantel Bumi, Inti Bumi.

3. Bumi memiliki sifat panas yang berasal dari luar (eksternal heat) dan dari dalam (internal heat).

4. Mars memiliki sekitar setengah radius Bumi. It is less dense than Earth, having about 15% of Earth's volume and 11% of the mass . Hal ini kurang padat daripada Bumi, memiliki sekitar 15% dari yang bervolume Bumi dan 11% dari massa . Its surface area is only slightly less than the total area of Earth's dry land. [ 6 ] While Mars is larger and more massive than Mercury , Mercury has a higher density.

5. Dari semua planet di tata surya, musim Mars yang paling mirip bumi, karena sama miring sumbu rotasi dua planet '. However, the lengths of the Martian seasons are about twice those of Earth's, as Mars' greater distance from the Sun leads to the Martian year being about two Earth years long. Namun, panjang musim Mars sekitar dua kali orang-orang dari Bumi, karena jarak Mars 'lebih besar dari Matahari mengarah ke Mars tahun menjadi sekitar dua tahun Bumi panjang. Martian surface temperatures vary from lows of about -87 °C during the polar winters to highs of up to -5 °C in summers. [ 43 ] The wide range in temperatures is due to the thin atmosphere which cannot store much solar heat, the low atmospheric pressure, and the low thermal inertia of Martian soil. [ 102 ] The planet is also 1.52 times as far from the sun as Earth, resulting in just 43 percent of the amount of sunlight. [ 103 ] suhu permukaan Mars bervariasi dari titik terendah sekitar -87 ° C selama musim dingin kutub ke tertinggi sampai -5 ° C di musim panas.

III.2 Saran

Bahwa dari beberapa planet yang ada dalam sistem tata surya hanya satu planet dimana mahluk hidup dapat berkembang yaitu di bumi. Oleh karena itu kita harus menjaga bumi ini tempat dimana kita tinggal.


DAFTAR PUSTAKA

http://books.google.com, di akses pada 23 september 2010

http://www.agu.org/reference/gephys/5_cazenave.pdf. di akses pada 30 september 2010

Agung Mulyo, 2004, Pengantar Ilmu Kebumian, Bandung: Pustaka Setia

http://techno.okezone.com/read/2009/07/07/56/236525/56/mars-semakin-mirip-dengan-bumi, di akses pada 23 september 2010

http://wapedia.mobi/id/Mars, diakses pada tanggal 24 september 2010

http://www.fisikanet.lipi.go.id, diakses pada tanggal 24 september 2010

http://ipasmk.blogspot.com, diakses pada tanggal 24 september 2010

No comments: