Monday, March 14, 2011

EON HADEAN, ARKEAN, DAN PROTEROZOIKUM

Karena Bumi tersusun oleh batuan, pengetahuan mengenai komposisi, pembentukan, dan sejarahnya merupakan hal utama dalam memahami sejarah bumi. Dengan kata lain batuan merupakan objek utama yang dipelajari dalam geologi. Skala waktu geologi digunakan oleh para ahli geologi dan ilmuwan untuk menjelaskan waktu dan hubungan antar peristiwa yang terjadi sepanjang sejarah Bumi. Tabel periode geologi yang ditampilkan di halaman ini disesuaikan dengan waktu dan tatanama yang diusulkan oleh International Commission on Stratigraphy dan menggunakan standar kode warna dari United States Geological Survey. Bukti-bukti dari penanggalan radiometri menunjukkan bahwa bumi berumur sekitar 4.570 juta tahun. Waktu geologi bumi disusun menjadi beberapa unit menurut peristiwa yang terjadi pada tiap periode.
Waktu Geologi terbagi menjadi 2 EON (Fanerozoikum dan Prakambrium) yang masing-masing terbagi menjadi beberapa Era yaitu : Kenozoikum, Mesozaikum, dan Paleozaikum ( Eon Fanerozoikum) serta era Neoproterozaikum, Mesoproterozaikum, Paleoproterozaikum, Neoarkean, Mesoarkean, Paleoarkean, dan era Eoarkean (Eon Prakambrium).

1. EON : PRAKAMBIUM – PROTEROZOIKUM (2.500 – 540 juta tahun lalu)
1.1. ERA : NEOPROTEROZOIKUM
1.1.1. PERIODE : EDIACARAN (630 +5/ 30) Peristiwa Utama : Good fossils of multi-celled animals. Ediacaran fauna (or Vendobionta) flourish worldwide in seas. Trace fossils of worm-like Trichophycus, etc. First sponges and trilobitomorphs. Enigmatic forms include oval-shaped Dickinsonia, frond-shaped Charniodiscus, and many soft-jellied creatures.
1.1.2. PERIODE : CRYOGENIAN (850) Peristiwa Utama : Possible "snowball Earth" period. Fossils still rare. Rodinia landmass begins to break up.
1.1.3. PERIODE : TONIAN (1000) Peristiwa Utama : Rodinia supercontinent persists. Trace fossils of simple multi-celled eukaryotes. First radiation of dinoflagellate-like acritarchs.
1.2. ERA : MESOPROTEROZOIKUM
1.2.1. PERIODE : STENIAN (1200) Peristiwa Utama : Narrow highly metamorphic belts due to orogeny as supercontinent Rodinia is formed
1.2.2. PERIODE : ECTASIAN (1400) Peristiwa Utama : Platform covers continue to expand. Green algae colonies in the seas.
1.2.3. PERIODE : CALYMMIAN (1600) Peristiwa Utama : Platform covers expand. 2.3. ERA : PALEOPROTEROZOIKUM
1.3.1. PERIODE : STATHERIAN (1800) Peristiwa Utama : First complex single-celled life: protists with nuclei. Columbia is the primordial supercontinent.
1.3.2. PERIODE : OROSIRIAN (2050) Peristiwa Utama : The atmosphere became oxygenic. Vredefort and Sudbury Basin asteroid impacts. Much orogeny.
1.3.3. PERIODE : RHYACIAN (2300) Peristiwa Utama : Bushveld Formation occurs. Huronian glaciation.
1.3.4.PERIODE : SIDERIAN (2500) Peristiwa Utama : Oxygen Catastrophe: banded iron formations result.
Masa Proterozoikum/ kehidupan awal atau disebut juga masa Algonkian yang merupakan awal terbentuknya hidrosfer, litosfer dan atmosfer. Pada masa ini kehidupan mulai berkembang dari organisme bersel tunggal menjadi bersel banyak (Enkaryotes dan Prokaryotes). Menjelang akhir masaini organisme lebih kompleks, jenis invertebrata bertubuh lunak seperti ubur-ubur, cacing dan koral mulai muncul di laut dangkal, yang bukti-buktinya dijumpai sebagai fosil sejati pertama. Fosil-fosil yang terkenal adalah stromatolit alga Jacutophyton, cacing beruas Spriggina, cacing beludru Hallucigenia, cacing gilig Dickinsonia dan ubur-ubur Mawsonites.

2. EON : PRAKAMBIUM – ARKEAN/ARKEOZOIKUM (3800 - 2500 juta tahun lalu)
2.1. ERA : NEOARKEAN (2800) Peristiwa Utama : Stabilization of most modern cratons; possible mantle overturn event.
2.2. ERA : MESOARKEAN (3200) Peristiwa Utama : First stromatolites (probably colonial cyanobacteria). Oldest macrofossils.
2.3. ERA : PALEOARKEAN (3600) Peristiwa Utama : First known oxygen-producing bacteria. Oldest definitive microfossils.
2.4. ERA : EOARKEAN (3800) Peristiwa Utama : Simple single-celled life (probably bacteria and perhaps archaea). Oldest probable microfossils.
Arkean, dulunya disebut Arkeozoikum, adalah suatu eon geologi sebelum Proterozoikum yang berakhir 2500 juta tahun yang lalu. Batas ini tidak ditentukan secara stratigrafi melainkan secara kronometri, tapi biasanya dianggap berlangsung sejak 3800 juta tahun lalu,di akhir eon Hadean. Arkean terdiri dari empat era, berturut-turut dari yang paling awal: Eoarkean, Paleoarkean, Mesoarkean, dan Neoarkean. Kurun Arkeum dibagi menjadi empat (era) : Eoarkeum (…-3600 Jutatahun lalu), Paleoarkeum (3600 – 3200 Juta tahun lalu), Mesoarkeum (3200-2800 Juta tahun lalu), dan Neoarkeum (2800-2500 Juta tahun lalu). Batas bawah Arkeum tidak diketahui, batas atasnya 2500 Juta tahun lalu. Arkeum tak punya batas bawah sebab mandala (terrane) geologi yang primitif yang mewakili masa ini masih terus dicari,termasuk batuan dan mineral tertua bumi dan umur - umur yang telah ditemukan terus bertambah semakin tua. Mineral tertua di Bumi yang pernah ditemukan adalah sebuah mineral zirkon hasil rombakan yang berasal dari sampel bernama W74, sebuah metakonglomerat yang tersingkap di wilayah Jack Hill, Australia Barat. Butir zirkon ini menghasilkan umur 4408 +/- 8 Ma. berdasarkan geokronologi isotopU-Pb. Di dalam sampel itu juga tercampur mineral – mineral dengan umur4100 – 4300 Ma. (Wilde et al., 2001 – Evidence from detrital zircons for theexistence of continental crust and oceans on the Earth 4.4 Gyr ago : Nature409 (6817) p. 175-178).
Zirkon adalah mineral paling stabil dan terdapat di dalam granit. Batuan paling tua yang pernah ditemukan sampai saat ini adalah Ortogenes – Acasta dari Slave Craton, Kanada, yang menghasilkan umurisotop U-Pb 4031 +/- 3 Ma (Bowring dan Williams, 1999 – Priscoan 4.00-4.03Ga Orthogneisses from NW Canada : Contribution to Mineralogy and Petrology, 134 p. 3-16). Sedangkan, segmen kerak Arkeum yang paling tua dantelah terpetakan dengan baik adalah kompleks genes Itsaq (dulu disebut Amitsoq) dan jalur green stone Isua di Greenland. Ortogenes tertua dari Itsaq berumur 3872 +/- 10 Ma Pembagian Era pada Eon Arkean besrta peristiwa utama yang terjadi dan mencirikan era tersebut.

3. EON : PRAKAMBIUM – HADEAN (4570 juta tahun lalu)
Peristiwa Utama : Pembentukan bumi (4570 jtl). Zircon, mineral tertua yang diketahui (4400 jtl).
Hadean adalah eon geologi sebelum Arkean. Periode ini dimulai sejak pembentukan Bumi hingga berakhirnya pada kurang lebih 3800 juta tahunyang lalu, walaupun waktu berakhir ini bervariasi menurut sumber-sumber yang berbeda. Teks-teks yang lebih tua menggunakan istilah sederhana "Pra-Arkean" sedangkan pada abad ke-19 dan abad ke-20 umum digunakan istilah "Azoik" yang artinya tanpa atau sebelum kehidupan untuk merujuk pada periode ini. Mineral penciri dari eon ini adalah mineral zirkon.
Penerapan absolut umur tertua di Indonesia berasal dari mineral zirkon di dalam batuan volkanik Old – Andesite Oligo – Miosen di sebelah selatanJawa Timur dan Jawa Tengah yang menunjukkan umur 2500-3000 juta tahun lalu (Mesoarkeum-Neoarkeum). (Smyth et al., 2003, 2005) menggunakan teknik radiometri U-Pb. Ditafsirkan bahwa; di bawah Pegunungan Selatan itu terdapat basement Arkeum yang kemudian terlibat dalam parsial melting saatsubduksi Oligo – Miosen terjadi dan menghasilkan jalur volkanik Old –Andesite. Sebagian material volkanik itu mengandung zirkon Arkeum. Zirkon adalah mineral dengan beberapa macam warna. Dengan rumus kimia ZrSiO4 (zirkonium silikat), bobot jenis 4-4,8, kekerasan 7-7,5,mempunyai kemampuan mendispersikan cahaya sehingga kelihatan berkilauan yang hanya kalah dari kilauan intan. Zirkon banyak terdapat di SriLanka, Australia, Norwegia, Pegunungan Ural (Rusia), Kanada, Brazil, dan India.




















KEMENTRIAN PENDIDIKAN NASIONAL
UNIVERSITAS HASANUDDIN
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN TEKNIK GEOLOGI
PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI



GEOLOGI SEJARAH



TUGAS
EON HADEAN, ARKEAN, DAN PROTEROZOIKUM



















NAMA : ALFONSUS I S SIMALANGO
NIM : D611 08 289







MAKASSAR
2011

No comments: