Saturday, February 26, 2011

DEFINISI TANAH

Werner 1918 pakar geologi modern dalam Jofee 1949 tidak memisahkan antara ilmu tanah dengan geologi, dan berpendapat bahwa “ tanah adalah lapisan hitam tipis yang menutupi bahan padat kering terdiri atas bahan bumi berupa partikel kecil yang remah, sisa vegetasi dan khewan. Tanah adalah medium dalam mana tumbuhan bertempat kedudukan, berakar, tumbuh, dan berubah. Sprengel 1837 , tanah adalah suatu massa bahan berasal dari mineral yang mengandung hasil dekomposisi tumbuhan dan hewan. Gaya yang menyelenggarakan dekomposisi batuan menjadi tanah adalah air, oxigen, karbondioksida dari udara, vegetasi dan aliran air.
Friedrich Fallou 1855 sendiri dalam Joffe 1949 secara geologi umum tanah dapat dianggap sebagai hasil pelapukan oleh waktu yang menggerogoti batuan planet kita, dan lambat laun mengadakan dekomposisi masa tanah yang kompak. Dalam hal ini tanah dibagi dua katagori ialah tanah yang lapuk dan tanah alluvial. Ricthofen salah satu pengikut Fallou 1882 dalam Joffe 1949 dengan pengalamannya dalam geologi dan geografi menyatakan bahwa tanah adalah bentukan permukaan bumi yang lepas, semacam penyakit batuan alam. Tahun 1870 Dokuchaiev dalam Glinka 1927 menyatakan bahwa tanah adalah bantukan mineral dan organik dipermukaan bumi, sedikit banyak selalu diwarnai oleh humus, dan secara tetap menyatakan dirinya sebagai hasil kegiatan kombinasi bahan, seperti jasad, baik yang hidup maupun yang mati, bahan induk, iklim dan relief.


from : http://geografi.heck.in/df-tnh-3.xhtml

No comments: