Friday, December 25, 2009

BLACK METAL

Black metal is an extreme heavy metal subgenre. It is typically characterized by the use of heavily-distorted guitars, harsh vocals, fast-paced rhythms, and unconventional song structures. The first bands to pioneer the black metal style include Venom, Bathory, Mercyful Fate, and Hellhammer/Celtic Frost. These bands were mostly thrash metal bands that formed the prototype for black metal; they are referred to collectively as the First Wave. In the late 1980s and early 1990s, a Second Wave emerged in Norway, including prominent bands like Mayhem and Darkthrone. Although there is no well-defined Third Wave, modern black metal bands have incorporated new musical and lyrical trends into their music. Black metal has been met with considerable hostility from mainstream culture, mainly because of the misanthropic and anti-Judeo-Christian attitude of bands contributing to the genre. Additionally, a few black metal bands have been known to have associations with church burnings, murder, and National Socialism. Black metal is generally seen as an underground form of music, in part because it does not appeal to mainstream tastes and because its musicians often choose to remain obscure. CHARACTERISTICS

Instrumentation

Black metal guitarists usually favour high gain guitar tones and abundant distortion. Typically, the guitar is played with much usage of fast tremolo picking. When composing music, guitarists often use scales, intervals and chord progressions that produce the most dissonant, fearful and ominous sounds. Guitar solos and low guitar tunings are a rarity in black metal.

The bass guitar is rarely used to perform independent melodies. It is not uncommon for the bass guitar to be inaudible or to homophonically follow the bass lines of the electric guitar. Typically, drumming is fast-paced and performed using double-bass and/or blast beat techniques; however, it is not unusual for drummers to employ more simplistic techniques.

Black metal compositions commonly deviate from conventional song structure and are often devoid of clear verse-chorus sections. Instead, many black metal songs contain extended and repetitive instrumental sections.


Vocals and lyrics

Traditional black metal vocals are in the form of high-pitched shrieks, screams and snarls. This vocal style sharply contrasts with the low-pitched growls of death metal. The majority of black metal vocalists are male, although there are a few notable exceptions.

The most common and founding lyrical theme is opposition to Christianity and other organized religions (described by some as Right-Hand Path religions). As part of this, many artists write lyrics that could be seen to promote atheism, antitheism, paganism and Satanism.] Other themes that are commonly explored include depression, nihilism, misanthropy and death. However, many black metal artists write lyrics that are inspired by winter, nature, mythology, folklore and fantasy narratives.


Production

Low-cost production quality began as a must for pioneering black metal artists with low budgets. However, even when they were able to increase their production quality, many artists intentionally recorded in a low fidelity style. The reason for this was to remain true to the genre's underground roots and to make the music sound more "cold". One of the better-known examples of this production is the album Transilvanian Hunger by Darkthrone, a band who "represent the DIY aspect of black metal" according to Johnathan Selzer of Terrorizer magazine. Many have noted that, originally, black metal was not designed to attract listeners. Vocalist Gaahl claimed that during its early years, "black metal was never meant to reach an audience, it was purely for our own satisfaction".

Imagery and performances

Unlike artists of other genres, many black metal artists do not perform concerts. Bands that choose to perform concerts often make use of stage props and theatrics. Mayhem and Gorgoroth among other bands are noted for their controversial stage performances; which have featured impaled animal heads, mock crucifixions, medieval weaponry, and band members doused in animal blood.

Black metal artists typically appear dressed in black with combat boots, bullet belts, spiked wristbands, and inverted crosses/inverted pentagrams to reinforce their anti-Christian or anti-religious stance. However, they are most often identified by their usage of corpse paint – black and white makeup (sometimes detailed with real or fake blood), which is used to simulate a corpse-like appearance.


In the early 1990s, most pioneering black metal artists used very simplistic black-and-white imagery on their record covers. Some believe this was a reaction against death metal bands, who at that time had begun to use brightly coloured album artwork. Most underground black metal artists have continued this style. Bands that do not use this style usually have album covers that are either atmospheric or provocative; some feature natural or fantastical landscapes (for example Burzum's Filosofem and Emperor's In The Nightside Eclipse) while others are violent, perverted and iconoclastic (for example Marduk's Fuck Me Jesus).


Bands Like: Darkthrone, Burzum, Bathory, Marduk, Emperor, Mayhem, Hellhammer/Celtic Frost, Immortal, Gorgoroth, Satyricon, Abyssic Hate, Old Dimmu Borgir, Dark Funeral, 1349, Ancient, Armagedda, Behexen, Carpathian Forest, Deathspell Omega, Forgotten Tomb, Ulver, Taake, Setherial, Watain, Venom, Horna, Naglfar, Morgul, Necrofrost, Nattefrost, Satanic Warmaster, Nehemah, Besatt, Funeral Mist, Graveland, Judas Iscariot, Khold, Lord Belial, Old Man's Child, Rotting Christ, Samael, Wyrd, Ajattara, Akerbeltz, Astaroth, Beherit, Black Funeral.. etc



Wednesday, December 23, 2009

10 Keajaiban Geologis Dunia Paling Populer

The Wave(terletak diantara Arizona dan Utah,AS)

Pemandangan bebatuan cadas merah yang memukau di perbatasan Arizona dan Utah. The Wave berasal dari bukit pasir berusia 190 juta tahun yang telah berubah menjadi batu. Formasi yang jarang dikenal ini hanya dapat dicapai dengan berjalan kaki melalui perjalanan sejauh 3 mil dan tanpa hambatan.


Gua Kristal Raksaksa (Mexico)

Ditemukan jauh di dalam sebuah tambang di selatan Chihuahua Mexico, kristal-kristal ini terbentuk di sebuah gua yang seluruhnya tertutup karang batu. Sebuah geodesi penuh dengan kristal yang mengagumkan setinggi pohon cemara, dan pada beberapa tempat sekelilingnya kristal tersebut ada yang berwarna sebening emas dan perak dengan berbagai rupa dan bentuk yang luar biasa.

Gua kristal raksasa ini ditemukan di antara badan batu kapur, daerah yang sama ditemukannya biji perak dan timah yang dieksploitasi oleh tambang dan kemungkinan dihasilkan dari pelarutan zat cair panas yang sama yang menyimpan logam dengan gips yang telah dikristalisasi selama tahap penyusutan dalam proses mineralisasi.


Lembah Antelope(Arizona,AS)

Merupakan jurang di Barat daya Amerika yang paling sering dikunjungi dan diabadikan gambarnya. Lembah Antelope ini bertempat di daratan Navojo dekat Page, Arizona. Ia meliputi 2 bagian lembah terpisah yang indah, masing-masing di sebut sebagai Jurang Antelope bagian atas - atau "The krack" - dan Jurang Antelope bagian bawah - atau "The Corkscrew".

Nama Navojo untuk Jurang Antelope adalah Tse bighanilini, yang berarti "tempat di mana air mengalir melewati batu". Jurang Antelope bagian bawah adalah Hasdestwazi, atau "Monumen Batu Spiral". Keduanya berlokasi di antara LeChee Chapter di Negara Navojo.


Mata Sahara (Mauritania)

Daratan luas spektakuler di Mauritania, bagian barat-selatan gurun Sahara adalah sangat besar dengan diameter 30 mil yang dapat dilihat dari luar angkasa. Disebut struktur Richat - atau mata sahara - pada awalnya pembentukan ini diperkirakan disebabkan oleh tubrukan batu meteor, namun sekarang ahli geologi percaya itu adalah hasil dari peninggian tanah dan erosi. Penyebab dari bentuknya yang melingkar masih merupakan misteri.



Gua Danau Biru (Brazil)

Wilayah Mato Grosso do Sul di Brazil (dan khususnya kota sunyi Bonito) membanggakan dengan banyak danau bawah tanah yang mengagumkan: Gruta do Lago Azul, Gruta do Mimoso, Aquario Natural. Yang terkenal di dunia "Gruta do Lago Azul" ( Gua Danau Biru ) adalah sebuah gua alam yang bagian dalamnya terbentuk dari stalaktit, stalakmit, dan terdapat sebuah danau biru yang besar dan mengagumkan.

Keindahan dari danau ini benar-benar sesuatu yang mengesankan. Gua Danau Biru mempunyai keanekaragaman bentuk geologi yang besar tetapi yang paling utama berkesan adalah air berwarna biru tua yang berada di dalam danau.


Jalan Lintas Raksasa (Irlandia)

Sebuah daerah yang terdiri atas 40,000 batu vulkanis yang saling berhimpitan, Jalan Lintasan Raksasa adalah hasil dari ledakan lava vulkanik purba. Bertempat di timur-utara tepi laut Irlandia Utara, sebagian besar pilarnya berbentuk segienam, meskipun ada beberapa yang memiliki 4, 5, 7, dan 8 sisi.

Yang tertinggi berukuran 12 meter, dan lava yang telah mengeras di tebing bukit setebal 28 meter. Dalam sebuah jajak pendapat 2005 oleh pembaca Radio Times, Jalan Lintasan ini dijuluki sebagai keajaiban alam terhebat keempat di Inggris Raya.


Lubang Biru Besar (Belize)

Bagian dari sistem batu menara api, Lubang Biru besar terletak kira-kira 60 mil dari daratan diluar Belize, Amerika Selatan. Lingkaran lubang besar yang hampir sempurna mempunyai jarak lintas kira-kira seperempat dari 1 mil (0.4 km), ia merupakan salah satu tempat terjun paling menakjubkan yang ditemukan di Bumi. Di dalam lubang ini, terdapat air berjarak 480 kaki (145 m) dan kedalaman air memberikan struktur berwarna biru tua yang menyebabkan dunia menyebutnya sebagai "Lubang Biru".


Batu Ombak (Australia)

Batu Ombak adalah sebuah formasi batu alami yang berlokasi di Australia Barat. Nama tersebut diperoleh dari kenyataan bahwa ia berbentuk menyerupai ombak laut yang tinggi. Seluruh bagian permukaan menutupi beberapa hektar, bagian "ombak" dari batu itu sekitar 15 meter tingginya dan kira-kira 110 meter panjangnya.

Satu aspek dari Batu Ombak yang jarang terlihat dalam foto adalah dinding penahan sekitar setengah ke atas dari batu. Susunannya mengikuti garis batas dan memperbolehkan air hujan ditampung di sebuah bendungan.

Ia dibangun pada 1951 oleh Departemen Pekerjaan Umum, dan dinding seperti ini banyak dijumpai di banyak batu yang sama di daerah gandum.


Bukit Cokelat (Filipina)

Terdiri dari sekitar 1,268 bukit berbentuk kerucut sempurna dengan ukuran hampir sama yang tersebar di area seluas lebih dari 50 km2. Merupakan formasi geologi yang sangat tak biasa, dinamakan Bukit Cokelat, berlokasi di Bohol, Filipina.

Ada beberapa hipotesa yang berhubungan dengan formasi bukit. Meliputi kerusakan batu kapur yang sederhana, sub-lautan vulkanik, dorongan dari dasar laut dan teori yang baru-baru ini yang mempertahankan prinsip bahwa sebagai gunung berapi aktif penghancur-diri, ia memuntahkan balok batu besar yang kemudian muntahan ini terlapisi dengan batu kapur dan belakangan didorong maju dari dasar laut.


Gerbang Neraka (Uzbekistan)


Disebut oleh orang setempat sebagai pintu menuju neraka, tempat ini terletak di dekat sebuah kota kecil Darvas di Uzbekistan. Saat ahli geologi melakukan pengeboran gas 35 tahun yang lalu, tiba-tiba mereka menemukan gua bawah tanah yang sangat besar.

Seluruh lokasi pengeboran dengan semua perlengkapan dan perkemahan terperosok masuk ke bawah tanah.

Tidak ada yang berani turun ke bawah karena gua besar tersebut dipenuhi oleh gas yang mudah terbakar, sehingga mereka membakarnya agar tidak ada gas beracun yang dapat keluar melalui lubang itu, dan sejak saat itu ia telah terbakar. Tidak ada yang tahu berapa ton gas luar biasa telah dibakar dalam tahun-tahun tersebut tetapi ia hanya terlihat tanpa batas.

Misteri Kain Isa Al-Masih

Salah Misteri Dunia yang belum terpecahkan juga nih,"Shroud Of Turin".Sebenarnya,kain
ini hanya merupakan kain lenen atau kafan biasa dengan panjang 4,36 meter dan
lebar 1,10 meter.Nggak ada yang spesial-kan kelihatannya?,Lalu apa sebab kain
kafan ini dikatakan menyimpan sebuah misteri yang belum bisa terpecahkan selama
beratus-ratus tahun lamanya?

Sejarah Kain kafan ini diketahui pertamakali tahun 1307 dari Kawasan Lirey,Prancis...sekarang
shroud of Turin tersimpan di Katedral Kota Torino,Italia
coba deh amati gambar diatas...salah satu keunikan dari kain kafan tsb adalah
pada kain-nya terdapat sebuah gambar manusia dengan tampak depan dan maupun
belakang yang sangat mirip dengan sosok Yesus (Isa Almasih),lengkap dengan luka
bekas tusukan paku pada tangan dan kaki.Pada bagian kepala juga terdapat luka
yang diduga akibat tusukan mahkota duri serta luka bekas cambukkan di dada
maupun punggungnya,tak ketinggalan juga satu bekas luka tusukan dibagian lambung.tentunya
temuan ini sangat menggemparkan, dan setelah zaman mengalami kemajuan dalam
bidang teknologi,penggunaan teknologi-teknologi modern untuk membuktikan
keaslian dari Shroud of Turin terus dilakukan,misalnya dengan penggunaan kamera
dengan tingkat pencahayaan dan detail yang tinggi,dengan harapan dapat
memperjelas bentuk dari gambar pada kain tsb.







Gambar paling atas merupakan foto bagian kepala Shroud of Turin dengan kamera
biasa,Gambar di tengah,merupakan gambar negatifnya..bentuk mukanya lumayan jelas
klo yang ini,trus gambar paling bawah adalah sketsa untuk menggambarkan lebih
jelas bentuk raut wajah pada kain tsb..beneran nih matanya memang melek?
Dari hasil beberapa foto yang didapatkan,mendorong banyak Ilmuwan untuk semakin
mengamati dan mengidentifikasi berbagai elemen-elemen yang menempel pada kain
itu.Benarkah bercak2 tsb adalah bekas bercak darah manusia atau bukan?
Pada pengamatan dengan menggunakan mikroskop,kain kafan tersebut mengandung
banyak sari bunga dan darah manusia.Kemudian dapat diperoleh hasil dari
penelitian yang lebih dalam lagi,bahwa bercak darah pada Shroud of Turin
merupakan darah yang termasuk golongan AB.
Hingga saat ini penelitian tentang Shroud of Turin masih benar-benar serius
dilakukan.Ditunggu aja perkembangannya yah,apakah benar itu memang asli atau palsu.

Perahu Nabi Nuh

Di sebuah gunung yg sentiasa diselimuti salju yg terletak di Timur Turki, tersembunyi sebuah misteri "berharga" yang berusia lebih dari 5000 tahun.
Peninggalan sejarah yg maha berharga itu bukan saja menarik minat para pengkaji Sejarah saja, namun pihak penyelidik US seperti CIA/KGB pun mencoba untuk melakukan penelitian disana. Sejauh ini CIA telah menggunakan satelite dan pesawat 'Stealth' utk mengambil gambar objek yg terdampar di puncak gunung tersebut.


Gambar2 itu telah menjadi "rahasia besar" dan tersimpan rapi dengan kawalan yg ketat bersama dengan "rahasia2" penting yg lain di Pentagon. Sudah beratus2 orang mencoba untuk mendaki Gunung Aghi-Dahl yg kerap dijuluki juga sebagai "Gunung Kesengsaraan" atau dengan nama peta-nya yaitu Mount Ararat, namun hanya beberapa2 orang saja yang berhasil menaklukannya.Sebagian lagi selebihnya hanyalah menambah deretan panjang pendaki-pendaki yang menjadi korban keganasannya.
Hingga hari ini, hanya ada beberapa orang pendaki yg dapat sampai ke puncak Mt.Ararat sekaligus dapat menyaksikan dgn mata kepala sendiri sebuah artifak yg 'mahaberharga' tersimpan abadi dipuncaknya.

Lalu apakah sebenarnya artifak "mahaberharga" yang terkubur selama ribuan tahun di puncak Ararat itu?
Yup,menurut para ahli kepurbakalaan, mereka menafsirkan bahwa artifak dengan dimensi yang sangat besar tersebut tak lain adalah The Great Noah Ark (Perahu/Bahtera Nabi Nuh)!
Seperti yang kita ketahui bahwa The Great Pyramid of Giza, Mesir telah terkubur didalam tanah selama kurang lebih 2000 tahun lamanya sebelum ditemukan dan dilakukan penggalian terhadapnya.
Begitu pula halnya dengan The Great Noah Ark ,sebelum terjadinya sebuah gempa bumi hebat yang melanda daerah itu pada 2 Mei 1988 silam ,artifak tersebut tertimbun di bawah salju hampir selama 5000 tahun lamanya tanpa ada yang mengetahui bahwa sebenarnya tersimpan sebuah rahasia besar didalamnya.




Sebenarnya, zaman Nabi Noah AS dulu tidaklah seprimitif yg kita semua bayangkan. Pada hakikatnya pengetahuan Sains dan teknologi mereka sudah maju pada masa itu.
Contohnya dari beberapa hasil temuan di kaki Mount Ararat, Para Pengkaji dan Scientist Russia telah menemui lebih kurang 500 kesan artifak batu baterai elektrik purba yg digunakan utk menyadurkan logam.Tentunya temuan tersebut bisa membuktikan bahwa masyarakat zaman Nabi Noah/Nuh telah mengenal listrik.
Mengikut perkiraan para ahli ,Nabi Noah AS kira-kira memulai membangun bahteranya pada tahun 2465 B.C dan hujan lebat baru turun dan mengguyur bumi selama bertahun- tahun sehingga mengakibatkan munculnya air bah maha dasyat yang rata-rata dapat mengahiri sebagian populasi manusia dimuka bumi diperkirakan terjadi pada 2345 B.C

Rupa bentuk dari The Great Noah Ark itu sendiri sebenarnya tidak sama dengan bentuk kapal laut masa kini pada umumnya. Menurut para peneliti dan pendaki yg pernah melihat langsung "Noah Ark" di puncak Mt.Ararat serta beberapa image yang diambil dari pemotretan udara,The Great Noah Ark memang merupakan sebuah bahtera yang berdimensi sangat besar dan kokoh.
Kontruksi utamanya tersusun oleh susunan kayu dari species pohon purba yg memang sudah tidak bisa ditemui lagi didunia ini alias sudah punah.Pengukuran obyek yang ditandai mempunyai altitude 7.546 kaki dengan panjang dari bahtera kurang lebih 500 kaki,83 kaki lebar,dan 50 kaki tinggi.




Ada juga Para Pengkaji berpendapat,"Noah Ark" berukuran lebih luas dari sebuah lapangan sepak bola.
Luas pada bagian dalamnnya cukup utk menampung ratusan ribu manusia.Jarak dari satu tingkat ke satu tingkat lainnya ialah 12 hingga ke 13 kaki. Sebanyak kurang lebih ribuan sampai pulahan ribu balak kayu digunakan untuk membangunnya.
Totalnya,terdapat kurang lebih ratusan ribu manusia dan hewan dari berbagai species yang ikut menaiki bahtera ini,Mengikuti kajian dari Dr.Whitcomb, kira2 terdiri 3.700 binatang mamalia, 8.600 jenis itik/burung,6300 jenis reptilia,2500 jenis amfibia yg menaiki The Great Noah Ark tersebut,sisanya adalah para kaum Nabi Nuh yang percaya akan ajaran yang dibawanya.Total berat kargo/muatan bahtera itu keseluruhan mungkin mencapai kurang lebih 24,300 ton.

Di sekitar obyek tersebut, juga ditemukan sebuah batu besar dengan lubang pahatan. para peneliti percaya bahwa batu tersebut adalah "drogue-stones", di mana pada zaman dahulu biasanya dipakai pada bagian belakang perahu besar untuk menstabilkan perahu. Radar dan peralatan mereka menemukan sesuatu yang tidak lazim pada level "iron oxide" atau seperti molekul baja. Struktur baja tersebut setelah dilakukan penelitian bahwa jenis "vessel" ini telah berumur lebih dari 100.000 tahun, dan terbukti bahwa struktur dibuat oleh tangan manusia. Mereka percaya bahwa itu adalah jejak pendaratan perahu Nuh.

Beberapa sarjana berpendapat bahwa kemungkinan besar 'Noah Ark' ini dibangun disebuah tempat bernama Shuruppak, yaitu sebuah kawasan yg terletak di selatan Iraq.
Jika ia dibangun di selatan Iraq dan akhirnya terdampar di Utara Turkey,kemungkinan besar bahtera tersebut telah terbawa arus air sejauh kurang lebih 520 Km.
Mount Ararat Mt.Ararat itu sendiri bukanlah sembarang gunung,ia adalah sebuah gunung yg unik. Diantara salah satu keunikan yg terdapat pada gunung ini ialah, pada setiap hari akan muncul pelangi pada sebelah utara puncak gunung itu.
Mt.Ararat ini ialah salah satu gunung yg mempunyai puncak yg terluas di muka bumi ini. Statusnya juga merupakan puncak tertinggi di Turki yaitu setinggi 16,984 kaki dari permukaan air laut.Sedangkan puncak kecilnya setinggi 12,806 kaki .Jika kita berhasil menaklukkan puncak besarnya ,kita dapat melihat 3 wilayah negara dari atasnya, yaitu "Russia,Iran, dan Turkey".
Sebuah "batu nisan" yg didakwa kepunyaan nabi Nuh AS telah dijumpai di Mt.Lebanon di Syria. Batu nisan itu berukuran 120 kaki panjang.



Pada tahun 1917,Maharaja Russia Tsar Nicholas II mengirim sejumlah 150 org pakar dari berbagai bidang yg terdiri dari saintis,arkeolog dan tentara untuk melakukan penyelidikan terhadap The Great Noah Ark tersebut. Setelah sebulan, tim ekspedisi itu baru sampai ke puncak Ararat. Segala kesukaran telah berhasil mereka lewati, dan akhirnya menemukan perahu Nuh tersebut. Dalam keadaan terkagum, mereka mengambil gambar sebanyak mungkin Dalam keadaan terkagum, mereka mengambil gambar sebanyak mungkin. Mereka mencoba mengukur panjang perahu Noah dan didapati berukuran panjang 500 kaki, lebar 83 kaki dan tinggi 50 kaki, sebagian lainnya tenggelam di dalam salju.

Hasil dari perjalanan itu dibawa pulang dan mau diserahkan kepada Tsar, malangnya sebelum sempat melaporkan temuan itu ke tangan kaisar, Revolusi Bolshevik Komunis (1917) meletus. Laporan itu akhirnya jatuh ke tangan Jenderal Leon Trotsky. Sehingga sampai sekarang masih belum diketahui, apakah laporan itu masih disimpan atau dimusnahkan.

Dipaksa Menikah Dengan Mayat

Seorang guru sejarah melakukan riset, dan tentu saja foto ini adalah nyata dan benar-benar ada. Berasal dari tahun 1920-an, dari sebuah desa di Cina. Umur sang gadis 17 tahun. Ia berasal dari keluarga yang berada dan kaya, dan dengan kekuatan uang, ia berhasil mendapatkan lelaki idamannya. Pria tersebut berumur 19 tahun, dan cukup populer di mata para gadis-gadis karena ketampanannya.

Mereka bertunangan, tetapi upacara pernikahan secara resmi belum
terlaksana, dan sang gadis meniggal karena demam tinggi pada tahun 1922. Sang pria tidak ingin menjalani ritual tradisional menikah dengan orang yang telah mati, dan memutuskan untuk melarikan diri dan menjadi tentara. Tetapi, seperti telah disebutkan, sang gadis berasal dari keluarga yang kaya, dan anggota keluarganya berhasil membawa sang pria untuk kembali, kemudian sang pria dipaksa untuk menjalani ritual menikah dengan gadis yang telah mati.

Foto ini diambil pada tengah malam, ketika sang gadis telah mati selama 6 hari. Mereka harus menyangga tubuh sang gadis dengan papan kayu, agar dapat berdiri dengan tegak. Perhatikan bahwa kaki sang gadis tidak menyetuh tanah secara penuh? Dan juga, 2 baris huruf Cina, satu barisnya di tulis secara terbalik, yang dikatakan diperuntukkan bagi yang telah mati.

Mereka mengatakan jika anda menatap foto dengan waktu relatif lama, dan jika sang gadis tersenyum balik kepada anda, hal buruk akan terjadi kepada anda. Ini karena sang pria tidak ingin menjalani ritual tersebut, namun, sang pria sangat miskin, dan tidak dapat melakukan apapun pada waktu itu. Sang gadis sangat mencintainya, dan memaksanya untuk bertunangan.

Keris Mpu Gandring: Hipotesis





GANDRING dikenal sebagai pengrajin logam yang tersohor di kerajaan Tumapel (cikal bakal Singosari). Ia juga dikenal sakti. Karena “profesional” dan sakti itu ia kemudian diberi gelar “Mpu”. Ken Arok, seseorang yang dipercaya sebagai titisan Wisnu, memesan keris kepadanya. “Satu hari”, begitu Ken Arok memberikan tenggat waktu bagi Gandring. Satu hari berlalu dan Gandring telah menyelesaikan kerisnya. Namun sarung keris belum tuntas. Karena tak sabar, Ken Arok mengambilnya, lalu membunuh Gandring. Gandring sempat menyumpahi Ken Arok dan keturunannya: tujuh turunan bakal mati tertikam keris itu.

Jaman itu, teknologi pengolahan logam atau metalurgi masih sangat tradisional: besi dipanaskan dan ditempa; atau dalam istilah metalurgi, diberi perlakuan panas (heat treatment) dan dibentuk (forging). Kemudian, ilmu metafisika masuk, dan besi yang telah terbentuk (misal: pedang, keris dll), diberi doa-doa, dan menjadi sakti. Begitukah? Entahlah.

Bagaimana Mpu Gandring membuat kerisnya jadi ampuh? Mpu Gandring memilih bahan yang kuat tapi ringan. Jaman itu, proses pemaduan logam dengan logam lain barangkali tak menghasilkan paduan yang memuaskan. Jadi, bahan monolitik adalah pilihan. Mpu Gandring memilih batu meteor sebagai bahan kerisnya. Hal ini juga perlu diteliti lebih jauh apakah batu meteornya bisa diberi perlakuan panas dan dibentuk. Batu meteor ini bisa dilihat dan disentuh di Museum Geologi - Bandung. Tapi, apakah bahan itu yang digunakan Mpu Gandring atau bukan, ini masih pertanyaan.

Setelah, keris terbentuk, Mpu Gandring mencelupkan keris (yang masih panas) tersebut ke dalam bisa ular. Ada proses difusi dari racun ular ke dalam keris yang masih membara itu. Bisa ular sebagian menempel hanya di permukaan, dan sebagian lain berdifusi ke dalam keris. Setelah mendingin, keris dimasukkan ke dalam sarungnya, dan disimpan. Bisa dibayangkan jika keris itu disentuh atau ditancapkan ke tubuh: bisa ular segera menempel dan masuk ke dalam darah, lalu bagian tubuh akan lumpuh dan manusia bisa mati. Pada jaman itu, hanya sedikit orang yang mengetahui proses pembuatan keris secara “ilmiah”; salah satunya adalah Mpu Gandring. Karena pengetahuan dan pengalaman yang cukup advanced dalam pembuatan keris, mungkin Mpu Gandring juga dikenal sebagai mahaguru pada jaman itu. Apakah dia bisa disebut profesor di jaman ini?

Penelitian lebih jauh sangat diperlukan untuk memperoleh informasi mengenai peta kemajuan teknologi Jawa pada abad lampau.


'Kutukan' Gadis-Gadis Seksi Playboy


Sejak pertama kali diterbitkan pada tahun 1950 oleh Hugh Hefner, hingga saat ini sudah tercatat lebih dari 600 perempuan muda bertubuh seksi pernah menjadi cover majalah Playboy. Namun dari jumlah tersebut, tidak semuanya bisa masuk dalam kategori centerfold atau Playmate of the Month. Kabarnya, perempuan seksi yang masuk dalam kategori centerfold atau Playmate of the Month ini adalah perempuan pilihan yang dinilai editor Playboy layak menjadi bintang dalam edisi bulanan atau tahunan.
Namun sayangnya, ada kabar miring mengenai para perempuan seksi 'milik' Hugh Hefner ini. Selain berusia pendek, kematian para perempuan ini selalu diliputi teka-teki. Selain Anna Nicole Smith yang meninggal di usia 39 tahun akibat over dosis, tercatat masih banyak mantan model majalah Playboy lain yang bernasib sama buruknya seperti Anna.

"Kecelakaan mobil, kecelakaan pesawat, overdosis, bunuh diri dan dibunuh adalah serangkaian nasib naas yang merengut hidup gadis-gadis Playboy sebelum usia mereka menginjak 50 tahun," demikian tulis reuters.com. "Sungguh mengerikan, ini seperti sebuah kutukan. Nasib mereka ternyata tidak secantik wajahnya," ujar Peter Gowland, fotografer majalah Playboy pada tahun 1950an hingga 1960an.

Sebut saja aktris seksi Marilyn Monroe, yang pernah menjadi Playmate of the Month majalah Playboy untuk edisi awal, ditemukan tewas overdosis pil tidur pada 1962 di usianya yang ke-36. Menyusul kemudian Jayne Mansfield. Perempuan berusia 34 tahun ini pernah menjadi Playmate of the Month majalah Playboy pada tahun 1967. Ia ditemukan tewas dalam kecelakaan mobil pada tahun yang sama. Kemudian Paige Young yang pernah manjadi Playmate of the Month majalah Playboy pada tahun 1968. Ia ditemukan tewas di apartemennya pada tahun 1974 karena over dosis. Nasib tragis juga menimpa Eve Meyer, Playmate of the Month majalah Playboy tahun 1955 ini meninggal pada tahun 1977 dalam tabrakan pesawat naas saat akan take-off di Tenerife, Pulau Canary. Saat itu Eve telah berusia 46 tahun.
Pada tahun 1980, kematian Dorothy Stratten merupakan kematian gadis Playboy yang paling banyak mengundang perhatian. Dorothy menjadi Playmate of the Month majalah Playboy pada tahun 1980. Ia meninggal karena ditembak suaminya ketika usianya baru menginjak 20 tahun. Kemudian pada tahun 1997, Ellen Louise Maligo, ditemukan meninggal akibat bunuh diri dengan meminum pil tidur di usianya yang ke 40.
Tonya Crews, Carol Willis dan Claudia Jennings, ketiganya terpilih sebagai Playmate of the Year tahun pada tahun 1970. Anehnya, ketiganya tewas dalam waktu yang hampir bersamaan dengan cara yang sama, yaitu kecelakaan mobil. Saat itu ketiganya masih berusia 20 tahun. Pada tahun 2002, Elisa Bridges ditemukan tewas di kamar tidurnya pada usia 28 tahun akibat over dosis.
Dalam bukunya yang berjudul The Playmate Book: Six Decades of Centerfolds, Gretchen Edgren, penulis yang juga pernah menjadi editor di majalah Playboy ini mengatakan bahwa sangat disayangkan karena gadis-gadis Playboy ini meninggal diusia yang masih sangat muda dan dengan cara yang tidak wajar.

Saturday, December 19, 2009

Batu Ica di Peru




Di dataran utara Nasca, Peru, terdapat sebuah desa bernama ICA yang memiliki sebuah museum batu. Di dalam museum tersebut terpajang lebih dari 10.000 batu misterius yang terukir aneka gambar, sejumlah besar gambar yang sulit dipercaya, yang tercatat adalah sebuah peradaban manusia purbakala yang sangat maju yang telah musnah, gambar-gambar batu ini disebut prasasti batu ICA.
Menurut laporan media setempat, batuan-batuan yang terukir gambar yang disimpan di museum tersebut mulai ditemukan dalam skala besar ketika bendungan di Sungai ICA jebol. Gambar yang terukir di atas batu tersebut antara lain galaksi angkasa, binatang purbakala, daratan prasejarah, bencana dahsyat zaman dulu dan beberapa goresan kategori lain.

Menurut prediksi batu-batu langka yang dikumpulkan ini mungkin sudah ribuan tahun sejarahnya. Ahli terkait telah mengadakan tes kimia pada batu tersebut, dan hasilnya menunjukkan, bahwa batu-batu tersebut berasal dari sungai setempat dan merupakan batu Gunung Andes, permukaannya ditutupi dengan selapisan oksida. Setelah ditentukan dengan bahan-bahan oleh ilmuwan Jerman disimpulkan bahwa bekas ukiran di atas batu tersebut sudah sangat lama sejarahnya, dan batu yang ditemukan disekitar gua, terdapat fosil organisme jutaan tahun silam.

Oleh ilmuwan, manusia-manusia purbakala pada batu ukiran tersebut dinamakan “bangsa geological”, menurut pengamatan dari gambar batu ukiran tersebut, mereka memiliki peradaban yang sangat maju. Di atas batu ukiran tersebut dilukiskan tentang operasi transplantasi organ, transfusi darah, teleskop, peralatan medis, manusia yang mengejar dinosaurus dan lain-lain pemandangan yang sulit dijelaskan secara ilmiah oleh ilmu pengetahuan modern.

Dalam gambar batu-batu ini, orang-orang bisa melihat secara jelas suasana kehidupan manusia bersama dengan dinosaurus dan ditilik dari gambar tersebut, perbandingan postur dinosaurus dengan manusia yang dilukiskan tidak berbeda jauh, dinosaurus bagaikan hewan piaraan, atau mungkin binatang yang dijinakkan orang-orang kala itu. Menurut ilmuwan, bahwa dinosaurus sudah punah sejak ratusan juta tahun silam, namun yang membingungkan adalah bagaimana manusia bisa hidup berdampingan dengan raksasa dinosaurus?

Ada sebuah batu yang dipahat dengan seekor Triceratops. Tampang dinosaurus ini sangat mirip dengan badak, namanya diambil dari 3 buah tanduk di kepalanya, seorang manusia menunggang di atas punggung Triceratops, tangannya menggengam senjata seperti kampak. Dan pada batu lainnya, tampak seorang manusia tengah menunggang di atas punggung dinosaurus. Selain itu, di atas sebuah batu terukir sebuah gambar, seorang manusia yang panik tampak dikejar oleh Tyrannosaurus Rex.


Selain itu, menurut penuturan pemiliknya yakni Dr. Javier Cabrera, bangsa geological tahu bahwa di galaksi yang jauh terdapat kehidupan taraf tinggi, mereka memiliki teknologi angkasa yang hebat, tidak perlu memakai sumber energi yang dikenal manusia modern, tapi bisa melakukan perjalanan antar planet.

Di museum tersebut, ada beberapa gambar yang melukiskan bumi pada 13 juta tahun silam yang tampak dari angkasa. Ada 4 buah gambar pada ukiran tersebut persis seperti peta dunia, dan menurut sejumlah ahli, daratan yang dilukiskan pada peta-peta tersebut adalah daratan purbakala yang hingga sekarang masih merupakan misteri yakni daratan Atlantis, dalam dokumen kuno yang ditemukan juga ada gambaran tentang daratan purbakala yang tenggelam. Setelah ditentukan dengan bahan-bahan oleh ahli geologi terbukti, bahwa ke empat batu tersebut memang benar merupakan peta dunia pada 13 juta tahun silam, bahkan sangat tepat dan akurat.

Di tilik dari gambar batu ukiran tersebut, bangsa geological menguasai teknologi medis yang tinggi, misalnya transplantasi otak besar, serta bagaimana cara mengatasi reaksi penolakan organ dalam proses transplantasi, dan penerapan teknologi-teknologi ini baru mulai dalam ilmu kedokteran modern. Salah satu gambar yang terukir dalam batu melukiskan pemisahan dan pengambilan benda berbentuk gelembung dalam lingkaran janin ibu hamil, dan menginjeksinya ke dalam tubuh pasien yang menanti transplantasi.

Pada batu ukiran tersebut juga dilukiskan tentang teknologi pembiusan dengan akuputur dalam operasi kedokteran. juga ada batu-batu yang mengukir gambar tentang gen genetika.

Yang lebih unik lagi, sejumlah gambar pada batu ukiran tersebut sama dengan gambar raksasa di dataran Nasca, ribuan bentuk dari potongan batu koral ini karya siapa, dan apa artinya, hingga sekarang masih merupakan misteri, namun, apakah garis atau bentuk batu-batu tersebut ada hubungannya dengan ukiran batu ICA, belum dapat di buktikan.







Friday, December 18, 2009

Yngwie Malmsteen

Yngwie Johann Malmsteen (born Lars Johan Yngve Lannerb├Ąck on June 30, 1963) is a Swedish guitarist, composer, multi-instrumentalist and bandleader. Malmsteen became notable in the mid-1980s for his technical fluency and neo-classical metal compositions, often incorporating high speed picking with harmonic minor scales, diminished scales and sweep picked arpeggios. Four of his albums, from 1984 to 1988, Rising Force, Marching Out, Trilogy, and Odyssey, ranked in the top 100 for sales

In late 1982 Malmsteen was brought to the U.S. by Mike Varney of Shrapnel Records, who had heard a demo tape of Malmsteen's playing. He had brief engagements with Steeler, for their self-titled album of 1983, then Graham Bonnet's Alcatrazz, for their 1983 debut No Parole from Rock 'n' Roll, and the 1984 live album Live Sentence. Malmsteen released his first solo album Rising Force in 1984, which featured Barrie Barlow of Jethro Tull on drums. His album was really meant to be an instrumental side-project of Alcatrazz, but it contained vocals, and Malmsteen left Alcatrazz soon after the release of Rising Force.Rising Force won the Guitar Player Magazine's award for Best Rock Album and was also nominated for a Grammy for 'Best Rock Instrumental', achieving #60 on the Billboard album chart. Yngwie J. Malmsteen's Rising Force (as his band was thereafter known) next released Marching Out (1985). Jeff Scott Soto filled vocal duties on these initial albums. His third album, Trilogy, featuring the vocals of Mark Boals, was released in 1986. In 1987, another singer, former Rainbow vocalist Joe Lynn Turner joined his band. That year, Malmsteen was in a serious car accident, smashing his Jaguar E-Type into a tree and putting him in a coma for a week. Nerve damage to his right hand was reported. During his time in the hospital, Malmsteen's mother died from cancer. In the summer of 1988 he released his fourth album, Odyssey. Odyssey would be his biggest hit album, mainly because of its first single "Heaven Tonight". Shows in Russia during the Odyssey tour were recorded, and released in 1989 as his fifth album Trial By Fire: Live in Leningrad.

Malmsteen's "Neo-classical" style of metal became widely popular among guitarists during the mid 1980s, with contemporaries such as Jason Becker,Stratovarius, Paul Gilbert, Marty Friedman, Tony MacAlpine and Vinnie Moore becoming prominent. MacAlpine came to the neoclassical/shred field by applying his classical piano training to his guitar playing and Moore arrived at a similar style because he shared Malmsteen's major influences. In late 1988, Malmsteen's signature Fender Stratocaster guitar was released, making him and Eric Clapton the first artists to be honored by Fender.In the early 1990s Malmsteen released the albums Eclipse (1990), The Yngwie Malmsteen Collection (1991), Fire and Ice (1992) and The Seventh Sign (1994). Despite his early success, and continuous success in Europe and Asia, by the early 1990s 1980s heavy metal styles such as neoclassical metal and lengthy, virtuoso shred guitar solos had become unfashionable in the US. In 1993, Malmsteen's mother-in-law, who was opposed to his engagement with her daughter, had him arrested for threatening her with a shotgun and holding her daughter against her will [2]. The charges against Malmsteen were dropped when he denied the incident.

Malmsteen continued to record and release albums under the Japanese record label Pony Canyon, and maintained a devoted following from some fans in Europe and Japan, and to a lesser extent in the USA. In 2000, he once again acquired a contract with a US record label, Spitfire, and released his 1990s catalog into the US market for the first time, including what he regards as his masterpiece, Concerto Suite for Electric Guitar and Orchestra, recorded with the Czech Philharmonic Orchestra in Prague.
After the release of War to End All Wars in 2000, singer Mark Boals left the band. Malmsteen went on tour with former Ark vocalist Jorn Lande. Due to various tensions on tour, Jorn left before the recording of Malmsteen's next album, Attack!!. He was replaced by former Rainbow vocalist Doogie White. White's vocals were well received by fans. In 2003, Malmsteen joined Joe Satriani and Steve Vai as part of the G3 supergroup. Malmsteen made two guest appearances on keyboardist Derek Sherinian's albums Black Utopia (2003), and Blood of the Snake (2006) where Malmsteen is heard on the same tracks as Al Di Meola and Zakk Wylde. In 2004, Malmsteen made two cameo appearances on Harvey Birdman, Attorney at Law- possibly alluded to his status as a guitarist.
Malmsteen released Unleash the Fury in 2005. (This title may be a reference to an audio recording that supposedly captured Malmsteen's immoderate response to a flight attendant who spilled a beverage on him. The recording found popularity in filesharing networks as an example of the absurd behavior of celebrities.) He is married to April and has a son named Antonio after Antonio Vivaldi, and they live in Miami, Florida. A noted Ferrari enthusiast, he owned a black 1985 308 GTS[3] for 18 years before selling it on eBay, and a red 1962 250 GTO.[4] In the mid-2000s, he gave up smoking and drinking alcohol (date: April 2007).

In 2007, Malmsteen was honored in the Xbox 360 version of Guitar Hero II. Players can receive the "Yngwie Malmsteen" award by hitting 1000 or more notes in succession.[5] February 2008 saw the replacement of singer Doogie White with former Iced Earth and Judas Priest and current Beyond Fear singer Tim Owens, with whom Malmsteen had once recorded a cover of Ozzy Osbourne's song "Mr. Crowley", for the 2000 Osbourne tribute album Bat Head Soup: A Tribute to Ozzy. The first Malmsteen album to feature Owens is titled Perpetual Flame and was released on October 14. On November 25, 2008, Malmsteen had three of his songs ("Caprici Di Diablo", "Damnation Game", and "Red Devil") released as downloadable content for the video games Rock Band and Rock Band 2. In 2008 Malmsteen was a special guest on the VH1 Classic show "That Metal Show". In the 10th of March 2009, Malmsteen's label Rising Force has launched his new release Angels of Love, an instrumental album which features acoustic arrangements of some of his best-known ballads.
In August, 2009, Time Magazine named Malmsteen #9 on its list of the 10 best electric guitar players of all-time.
Malmsteen is set to release another album compilation entitled High Impact in December 8, 2009.


video

Malmsteen is best known for his extremely fast shred guitar solos and Neo-classical style of playing. He favors the harmonic minor scale, and often uses diminished arpeggios and phrygian scales and draws an influence from Bach and Beethoven. In an interview, Malmsteen confessed that his regular use of harmonic minor was because in the 1980s he was trying to move away from the blues-based pentatonic scales that "everybody else was using".

Malmsteen uses Fender Stratocasters, especially vintage instruments from 1968 through 1972. His Strats tend to feature scalloped fingerboards. In the 1980s Malmsteen briefly used Schecter Guitars, who built him Stratocaster-style guitars similar to his Fenders. One particular guitar of his, nicknamed the "The Duck" has been used since the start of his career and is the instrument that he has been most photographed with[7].

For his acoustic sets, Malmsteen uses a nylon strung electro-acoustic black or white Ovation Viper. Prior to the Ovations, Malmsteen used Aria, Alvarez and Gibson classical acoustics on stage. Malmsteen regularly performs onstage with a Dean Markley custom light top, heavy bottom string gauge ranging from .008 through .048 gauge. Malmsteen's picks are Jim Dunlop Delrin 1.5 white. video


Malmsteen uses vintage Marshall amplifiers (esp. 1972 Marshall MK II 50-watt heads) for his live performances, connected to vintage 4x12 cabinets with Celestion G12T-75 (75 watt) speakers. His effect pedals include a Dunlop Cry Baby, DOD 250 and YJM308 Overdrive Preamp, BOSS NS-2 Noise Suppressor (which he claims has "saved his life, many times")[8], BOSS CH-1 Super Chorus, BOSS PS-5 Super Shifter, and Roland DC-10 Echo.