Thursday, October 8, 2009

Gempa Bumi 7.6 SR Sumatera Barat


Indonesia kembali berduka….Pulau Andalas diguncang gempa dashyat dengan kekuatan 7.6 skala richter (SR) pada hari Rabu 30/9/2009. Gempa tektonik 7.6 SR ini terjadi pada pukul 17.16.09 WIB pada episentrum 0,84 Lintang selatan (LS) dan 99,65 bujur timur (BT), kedalaman 71 kilometer, sekitar 57 km barat laut Pariaman Provinsi Sumbar.

Sebelumnya, tepat 4 minggu yang lalu, 2/9/2009, gempa bumi 7.3 SR menguncang kawasan Jawa Barat (Tasikmalaya) dan menewaskan sekitar 100 orang. Dan 2.5 tahun yang lalu, Sumatera Barat sudah diguncang gempa bumi 5.8 SR yang menewaskan lebih dari 52 orang. Dan 5 tahun yang lalu, lebih dari 110.00 jiwa penduduk Aceh dan Nias tewas diterjang gempa bumi 8.9 SR yang disusul tsunami.

Gempa Bumi Terbesar di Sumatera Barat

Sejak Indonesia berdiri, gempa bumi 30 September 2009 ini merupakan gempa bumi terbesar yang pernah dialami oleh warga Sumatera Barat. Kekuatan gempa ini jauh lebih besar daripada gempa yang terjadi 2.5 tahun silam. Bahkan dampak gempa ini hampir sama dengan gempa Bantul di Yogya tahun 2006 silam (yang menewaskan 6234 jiwa).) Banyak gedung sekolah, rumah, dan perkantoran ikut hancur/ambruk. Salah satu lembaga pendidikan bahasa asing yakni gedung LIA ambruk, dan sebagian peserta kursus terjebak didalam gedung tersebut. Begitu juga salah satu gedung Universitas Negeri Padang dikabarkan ambruk. Sejumlah jalan penghubung antar kota rusak karena retak dan tertimbun longsor.

Disamping itu, sejumlah gardu listrik PLN mengalami kerusakan parah, sehingga sebagian besar wilayah Padang gelap gulita pada malam harinya. Keadaan ini sangat mencekam, terlebih sebagian besar SPBU ditutup. Sementara itu, hujan lebat mengucur kota Padang. Sejumlah BTS mengalami kerusakan berat, sehingga sebagian besar operator jaringan komunikasi putus, dan hal ini diperparah dengan tingginya traffic (jumlah panggilan) yang masuk dan keluar dari/ke Sumatera Barat.

No comments: